Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Adnan Buyung: Saya Usul Pemilu Dipercepat

Kamis, 21 Maret 2013, 19:39 WIB
Komentar : 0
Adnan Buyung Nasution

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktivis senior Adnan Buyung Nasution mengusulkan percepatan pelaksanaan pemilihan umum. Hal itu dinilainya dapat meminimalisasi kegaduhan politik yang kian memanas.

"Rakyat ingin perubahan, saya usulkan pemilu dipercepat saja, itu pendapat saya secara konstitusional," kata Adnan usai konferensi pers terkait isu kudeta yang dilontarkan Presiden Bambang Yudhoyono di Gedung Djoeang 45, Cikini, Jakarta, Kamis.

Adnan menilai percepatan pemilu merupakan cara yang efektif untuk mengatasi masalah-masalah yang ada di pemerintahan. "Tidak ada jalan lain. Rakyat tidak bisa menunggu sampai satu tahun lagi," katanya.

Praktisi hukum senior itu mengaku khawatir rakyat akan semakin pesimistis dan tidak percaya lagi dengan parpol serta pemerintah.

Terkait isu kudeta, mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) itu mengimbau Presiden Yudhoyono untuk tidak terlalu khawatir.

"Tidak mungkin orang-orang sipil kudeta, tentu kan tentara-tentara yang siap bertempur," katanya.



Redaktur : Hazliansyah
Sumber : Antara
1.399 reads
Rasulullah SAW bersabda:"Tidak akan masuk neraka orang yang shalat sebelum terbitnya matahari dan sebelum terbenamnya, yakni shalat subuh dan ashar."( HR Muslim)
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Tidak Ada 'Grand Design' dari SBY Buat Caketum Demokrat