Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Tidak Ada 'Grand Design' dari SBY Buat Caketum Demokrat

Kamis, 21 Maret 2013, 19:07 WIB
Komentar : 0
Antara
Max Sopacua

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Max Sopacua, menyatakan nama-nama calon ketua umum (Caketum) Partai Demokrat hingga saat ini belum ada satu pun nama yang dibahas Majelis Tinggi Partai Demokrat. 

"Nama calon tidak disebutkan sebelum diverifikasi. Nanti ketika ada rapat dibahas, diverifikasi. Kasihan kalau disebut-sebut rupanya tidak diverifikasi," kata Max ketika dijumpai di Kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Kramat Raya Jakarta, Kamis (21/3).

Max menekankan, mekanisme verifikasi yang dilakukan oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), bukan dimaksudkan untuk mengatur pemilihan ketum di tangan satu orang. 

Verifikasi nama-nama yang dilakukan SBY Melainkan untuk memastikan bahwa kongres luar biasa (KLB) berjalan kondusif, tidak liar seperti kongres pemilihan ketum sebelumnya yang berlangsung di Bandung pada tahun 2010 lalu.

Namun, Max menegaskan tidak ada grand design dari SBY. "Terlalu dini mengatakan ada grand design," ujar Max.

Menurutnya, cara pemilihan ketum yang berlangsung di KLB akan disesuaikan dengan kondisi kongres. Apakah akan dilakukan secara aklamasi atau mekanisme voting oleh perwakilan 34 DPD dan 560 DPC atau sekitar 800 orang kader.  
Tapi, kata Max, tentu saja, pemilihan secara musyawarah dan mufakat akan lebih bijaksana. Karena sesuai dengan nilai-nilai mulia demokrasi.
 
"Kalau bisa aklamasi kenapa tidak. Mufakat itu penting, jangan dipojokkan bahwa kami tidak melakukan demokrasi," kata Max.

 

Reporter : Ira Sasmita
Redaktur : Citra Listya Rini
458 reads
Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga, mereka kekal di dalamnya. (QS Al-Baqarah [2]:82)
FOTO TERKAIT:
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...