Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

PKB Minta RUU Ormas Segera Disahkan

Rabu, 20 Maret 2013, 17:09 WIB
Komentar : 0
Republika/Tahta Aidilla
Marwan Jafar (kanan)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- FPKB DPR RI meminta RUU Ormas segera disahkan. Sebab RUU ini bisa menjadi instrumen pemerintah untuk menertibkan ormas liar.

"Saat ini banyak ormas yang tidak jelas bentuk dan kegiatannya," kata Ketua FPKB, Marwan Jafar saat diskusi 'Urgensi RUU tentang Ormas' di kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/3).

Marwan menyatakan saat ini banyak orang sengaja mendirikan ormas hanya untuk meraup keuntungan pribadi. Ormas didirikan segelintir orang untuk mendapatkan dana hibah luar negeri. Celakanya, kata Marwan, dana asing itu digunakan untuk merongrong kinerja pemerintah.

Selama ini sejumlah ormas terlalu asyik mengkritik pemerintah. Padahal ormas itu bersikap antikritik. Marwan mencontohkan soal tuntutan sejumlah ormas dan LSM yang meminta pemerintah transparan mengenai anggaran negara. "Di saat yang sama ormas dan LSM tidak akuntabel dengan anggaran mereka," katanya mengkritik.

Marwan menyebut di semua negara demokrasi tak ada kebebasan yang mutlak, termasuk kebebasan berserikat dan berpendapat. Marwan menyatakan LSM dan ormas di Indonesia perlu diatur gerakannnya. Bila tidak, ia mencemaskan gerakan ormas dan LSM malah membuat kerusakan bagi keutuhan NKRI. "RUU Ormas akan menjadi perekat NKRI," ujarnya.

Marwan membantah anggapan sejumlah orang yang menyebut RUU Ormas akan mengancam kebebasan berdemokrasi di Indonesia. Sebaliknya RUU Ormas akan menempatkan ormas dan LSM di posisi yang lebih bermartabat. "RUU Ormas akan menempatkan Ormas sebagai mitra pemerintah dalam perannya sebagai pengontrol pemerintahan," katanya mengakhiri.

Reporter : Muhammad Akbar Wijaya
Redaktur : Karta Raharja Ucu
917 reads
Mimpi yang paling benar ialah (yang terjadi) menjelang waktu sahur (sebelum fajar)((HR. Al Hakim dan Tirmidzi))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Empat Kriteria Pemimpin 2014 Versi Pepabri

Agum: Pepabri Minta UUD 1945 Hasil Amendemen di Kaji Ulang

‘Parpol yang Mampu Beli Suara Akan Langgeng’