Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Komisi IX DPR Gagal Jemput Paksa Dahlan Iskan

Rabu, 20 Maret 2013, 15:09 WIB
Komentar : 0
Antara
Menteri BUMN, Dahlan Iskan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi IX DPR menyambangi kediaman Menteri BUMN, Dahlan Iskan di Capitol Residence kompleks SCBD, Jakarta Selatan pagi tadi. Hal ini dilakukan lantaran Dahlan kerap mangkir memenuhi undangan rapat kerja dengan Komisi IX. "Kami ingin menggunakan hak kami memanggil paksa Dahlan Iskan," kata anggota Komisi IX DPR, Poempida Hidayatoellah kepada wartawan di kediaman Dahlan, Rabu (20/3).

Poempida mengatakan Dahlan sudah tiga kali mangkir dari panggilan DPR tanpa alasan jelas. Padahal Komisi IX ingin mengonfirmasi Dahlan seputar persoalan ketenagakerjaan di lingkungan BUMN. "Kami mendapat aduan dari serikat tenaga kerja BUMN kalau Dahlan bertindak sewenang-wenang," ujarnya.

Upaya Komisi IX menjemput paksa Dahlan ke DPR gagal lantaran ternyata tidak ada di kediamannya. Menurut informasi Dahlan sedang berada di luar kota. "Katanya dia sedang di Makassar dan akan ke Lampung," ujar Poempida kecewa.

Sikap menghindar Dahlan menurut Poempida mencerminkan kekerdilan jiwa Dahlan sebagai pemimpin. Dahlan bukan tipikal negarawan yang berani mempertanggungjawabkan kebijakannya. "Dahlan takut karena dosa dia kepada karyawan PLN banyak," ujarnya.

Politisi partai Golkar ini mengatakan sebagai pejabat negara Dahlan semestinya mematuhi tata laksana penyelenggaraan dengan baik. Menurutnya apa yang selama ini dilakukan Dahlan telah melecehkan DPR sebagai lembaga negara. "Sikap seperti ini jelas merupakan suatu sikap pelecehan terhadap  DPR, Para Buruh dan Pekerja," katanya. Selain Poempida, turut serta Ketua Komisi IX DPR Ribka Tjiptaning (PDI Perjuangan), dan anggota Komisi IX Fraksi PKS, Arif Minardi. 

Reporter : Muhammad Akbar Wijaya
Redaktur : Mansyur Faqih
4.361 reads
Seseorang bertanya kepada Rasulullah SAW Islam manakah yang paling baik? Rasulullah bersabda: Memberikan makanan, mengucap salam kepada orang yang engkau kenal dan yang tidak engkau kenal. (HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Syarat Ketum Demokrat Diperlonggar, Ini Reaksi Marzuki Alie