Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Demokrat Belum Pastikan Anas Hadir di KLB

Rabu, 20 Maret 2013, 13:58 WIB
Komentar : 0
Agung Supriyanto/Republika
Anas Urbaningrum

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua DPP Partai Demokrat, Gede Pasek Suardika, belum bisa memastikan kehadiran Anas Urbaningrum di Kongres Luar Biasa (KLB) akhir Maret mendatang. Menurut Pasek, hadir atau tidaknya Anas bergantung pada panitia penyelenggara. "Bergantung panitia, akan mengundang atau tidak," kata Pasek kepada wartawan di kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (20/3).

Menurut Pasek, kehadiran Anas penting bagi konsolidasi di internal Demokrat. Karena bisa menjadi energi positif membangun rekonsiliasi di antara faksi Demokrat. "Kalau datang bagus, bisa membangun rekonsiliasi," ujar ketua Komisi III DPR tersebut.

Terkait kemungkinan Anas hadir di KLB sebagai peninjau, Pasek menyatakan setiap undangan memiliki kriteria berdasarkan kapasitas masing-masing. "Peninjau punya hak bicara. Peserta punya hak suara. Dikaji dulu," ujarnya.

Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Max Sopacua, menyatakan hal senada. Dia mengaku belum mendapat informasi, apakah Anas akan diundang di KLb atau tidak. Meskipun demikian, tidak ada larangan bagi panitia mengundang Anas. "Bisa saja diundang," ujar Max.

Max enggan berkomentar terkait pentingnya kehadiran Anas di KLB. Menurut dia, tidak ada kewajiban bagi Anas untuk datang. Sebab, bisa saja Anas sedang menjalani proses hukum ketika KLB digelar. "Kalau dia tidak datang karena ada persoalan hukum, ya silakan saja tidak hadir. Kehadiran Anas saya kira penting dan tidak penting," kata Max. 

Reporter : Muhammad Akbar Wijaya
Redaktur : Mansyur Faqih
3.152 reads
Barang siapa yang memperhatikan kepentingan saudaranya, maka Allah akan memperhatikan kepentingannya. Dan barangsiapa yang menutupi kejelekan orang lain maka Allah akan menutupi kejelekannya di hari kiamat. ((HR Bukhari-Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

'Jika Orang-Orang Dekat Presiden Korupsi, Bagaimana Rakyat Patuh'

Pasek: Saya Bukan Penjilat

Ruang Setya Novanto Digeledah, Golkar Minta KPK Tak Politis