Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Ibas Jadi Ketua Pengarah KLB Demokrat

Rabu, 20 Maret 2013, 11:35 WIB
Komentar : 0
Antara
Presdiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama Ibu Ani Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono (kiri)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Persiapan menjelang kongres luar biasa (KLB) Partai Demokrat semakin dimantapkan. DPP Partai Demokrat telah membuat panitia pelaksana kongres. "Semalam kami sudah rapat, Mas Ibas (Edhie Baskoro Yudhoyono) sebagai ketua pengarah KLB," kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Max Sopacua saat dihubungi, Rabu (21/3).

Ibas ditunjuk sebagai ketua steering committee (SC). Ia akan mengarahkan jalannya panitia pelaksana kongres yang akan digelar pada 30-31 Maret nanti di Denpasar, Bali. Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP Demokrat Johny Allen ditunjuk sebagai sekretaris SC. Selain panitia pengarah, dibentuk juga panitia pelaksana atau organizing committee (OC) yang dipimpin Max Sopacua, serta sekretaris OC Toto Riyanto.

Menurut Max, mekanisme kongres akan dibuat sesederhana mungkin. Karena agenda utamanya hanya memilih ketua umum. Setelah didiskusikan, lanjutnya, syarat untuk jadi ketua umum tidak boleh mengajukan diri sebagai calon presiden pada pemilu 2014. Namun ia boleh rangkap jabatan dan harus berasal dari pengurus Demokrat. "Yang penting bisa terpilih secara demokrasi, boleh rangkap jabatan, tidak mau jadi capres, pernah jadi pengurus," jelas dia.

Rincian jabatan untuk setiap panitia baru akan dibahas lagi dalam rapat pengurus lengkap yang rencnaanya akan digelar besok. Akan dibahas juga mekanisme pendaftaran calon ketua umum Demokrat. "Pendaftaran besok akan kami tentukan. Supaya jangan di Bali gerabak-gerubuk," kata Max.

Ia berharap, pemilihan ketua umum bisa disinergikan dengan AD/ART partai. Sehingga kesempatan itu bisa digunakan untuk memperbaiki beberapa item.  "Kemarin terlalu cepat terburu-buru," ungkapnya.

Reporter : Ira Sasmita
Redaktur : Mansyur Faqih
1.082 reads
Janganlah kamu memberi makanan yang kamu sendiri tidak suka memakannya.((HR. Ahmad))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Gita: Saya Tak Ada Kepemilikan Saham di Ancora Land

Gita Wirjawan Penuhi Panggilan Timwas Century