Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Dapatkan Caleg Bermoral, Parpol Perlu Lakukan Psikotes

Rabu, 20 Maret 2013, 10:29 WIB
Komentar : 0
PDK.OR.ID
Bendera partai politik (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Pakar psikologi Islami Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, Fuad Nashori berpendapat partai politik perlu melakukan psikotes atau tes psikologis para calon anggota legislatif dalam proses rekrutmen.

"Tes itu akan membantu partai politik mendapatkan orang dengan kualifikasi baik, yang tidak hanya cerdas, memiliki jiwa kepememimpinan, mempunyai komunikasi publik yang bagus, tetapi juga bermoral dan siap menjadi anggota legislatif," katanya di Yogyakarta, Rabu (20/3).

Menurut Fuad, menjelang Pemilu 2014 parpol yang telah lolos verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) mulai bergerak merekrut calon anggota legislatif (caleg). KPU memulai proses itu pada April, dan akan ditetapkan pada Agustus 2013.

"Namun, saat ini parpol sudah bergerilya mencari bakal caleg dengan membuka pendaftaran bagi semua kalangan," kata dosen Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya Universitas Islam Indonesia (UII) ini.

Dikatakannya, catatan buruk anggota legislatif dari sejumlah parpol yang bertindak amoral seperti korupsi, asusila, dan tindakan lainnya, memunculkan opini parpol perlu memperbaiki sistem rekrutmennya.

"Parpol perlu memasukkan komponen tes psikologis selain tes wawasan, nalar, fisik, dan medis dalam proses rekrutmen caleg. Penyertaan psikotes untuk menguji psikologis caleg penting dilakukan dan merupakan sebuah kemajuan," katanya.

Redaktur : Karta Raharja Ucu
Sumber : Antara
693 reads
Seseorang bertanya kepada Rasulullah SAW Islam manakah yang paling baik? Rasulullah bersabda: Memberikan makanan, mengucap salam kepada orang yang engkau kenal dan yang tidak engkau kenal. (HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...