Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Majelis Tinggi Kontrol Penuh KLB

Senin, 18 Maret 2013, 16:55 WIB
Komentar : 0
Antara/Yudhi Mahatma
Max Sopacua

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Max Sopacua, menyatakan Majelis Tinggi Partai Demokrat akan mengontrol penuh pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) partai. Kontrol Majelis Tinggi menyangkut tata aturan kongres hingga nama-nama calon ketua umum yang akan dipilih peserta kongres. 

"KLB nanti tidak akan terlepas dari kontrol Majelis Tinggi," ujar Max, Senin (18/3). Max menolak bila kontrol Majelis Tinggi disebut sebagai bentuk otoriter. Menurutnya, tindakan ini wajar mengingat pemilihan ketua umum di KLB nanti berbeda dengan biasanya.

Max menjelaskan, sejak kosongnya kursi ketua umum maka roda organisasi otomatis berada di bawah Majelis Tinggi. DPP Demokrat hanya akan bertindak sebagai penyelenggara dan pelaksana Majelis Tinggi. “KLB ini ada special case. Kita akan melihat mana yang paling urgent,” katanya.

Majelis Tinggi akan memverifikasi setiap nama calon ketua umum yang berlaga di KLB. Max menyatakan, Majelis Tinggi tidak mau ambil pusing dengan tindakan sejumlah kader Demokrat yang telah mendeklarasikan diri siap menjadi calon ketua umum. "Biarkan saja mereka maju. Kita tidak pusing. Daftar saja mereka belum," ujarnya.

Calon ketua umum Partai Demokrat, Tridianto menyatakan KLB tandingan bisa saja tercipta bila mekanisme pemilihan ketua umum Demokrat tidak berlangsung demokratis. “Ya bisa saja seperti itu,” ujarnya. Sampai sejauh ini Tridianto percaya SBY akan bersikap demokratis.

Reporter : M Akbar Wijaya
Redaktur : Dewi Mardiani
1.046 reads
Mereka bertanya, "Ya Rasulullah, apakah kami berobat?" Beliau menjawab, "Ya, wahai hamba-hamba Allah. Sesungguhnya Allah meletakkan penyakit dan diletakkan pula penyembuhannya, kecuali satu penyakit yaitu penyakit ketuaan (pikun)".((HR. Ashabussunnah))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Ormas Demokrat Minta Ketum Dipilih Aklamasi

Demokrat Terancam KLB Tandingan