Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Rieke: KPU Jabar Harusnya Netral

Senin, 18 Maret 2013, 13:30 WIB
Komentar : 0
Antara/Agus Bebeng
Cagub Jabar Rieke Diah Pitaloka dan Teten Masduki

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pasangan Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki  mengklaim gugatannya atas hasil pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) Jawa Barat ke Mahkamah Konstitusi bukan soal menang-kalah.

Dalam sidang perdana di gedung MK, Senin (18/3), Rieke menjelaskan, mereka hanya ingin MK menegakkan pelaksanaan demokrasi di Jabar agar tidak melenceng dari titah konstitusi.

“Kita ingin demokrasi beradab dan titah konstitusi bisa ditegakkan. Kita akan memulai perubahan bagi demokrasi lebih baik,” katanya.

Anggota Komisi IX DPR itu menuding, kekalahannya tidak bakal terjadi kalau penyelenggaraan Pemilukada Jabar dilakukan secara jujur dan terbuka. Namun, gara-gara penyelenggara pemiluka berpihak kepada calon pemenang maka pihaknya harus berada di urutan kedua. 

“KPU harus netral dan konstitusional, IT (informasi teknologi) transparan bisa terbuka dan bisa diakses. Intelijen dan TNI Polri bisa bersikap netral. Menghentikan transaksi politik terbuka dan terselubung,” imbau Rieke.

 

Reporter : Erik Purnama Putra
Redaktur : A.Syalaby Ichsan
5.109 reads
Laknat Allah bagi penyuap dan yang menerima suap((HR Ahmad, Abu Dawud dan at-Tirmidzi))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Elektabilitas Jokowi Naik, PDIP Cuek