Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Rombongan DPR Terbang ke Yunani, India dan Turki

Minggu, 17 Maret 2013, 13:20 WIB
Komentar : 0
Antara
Ketua DPP PPP Reni Marlinawati (kiri)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rombongan Panitia Kerja (Panja) Komisi X DPR RI, Ahad (17/3), bertolak ke Yunani, India, dan Turki.

Mereka bakal kunjungan kerja untuk pendalaman Rancangan Undang-Undang Kebudayaan dan Perbukuan. Anggota Panja Komisi X DPR RI Reni Marlinawati mengatakan, tidak semua anggota Panja berangkat.

Reni yang merupakan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyebutkan dirinya termasuk yang ditugasi Komisi X DPR RI untuk kunjungan kerja tersebut.

"Saya ditugaskan oleh komisi," ujarnya. Baginya, kedua RUU itu sangat penting karena menyangkut harkat dan martabat bangsa.

"Saya ke luar negeri untuk memperdalam RUU hanya sekali. Ini yang kedua. Bagi saya, RUU Kebudayaan dan Perbukuan ini penting dan saya harus ikut. RUU ini menyangkut kepentingan, harkat dan martabat bangsa kita," kata Reni.

Disamping itu, dia mengklaim, dari semua komisi yang ada, Komisi X DPR RI termasuk komisi yang paling banyak dalam melahirkan UU. "Komisi X aktif membuat UU. Salah satunya adalah RUU Kebudayaan dan Perbukuan," sebutnya. 

Redaktur : A.Syalaby Ichsan
Sumber : Antara
1.232 reads
Janganlah kamu memberi makanan yang kamu sendiri tidak suka memakannya.((HR. Ahmad))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...