Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Gerindra Yakin Capai 20 Persen Suara

Sabtu, 16 Maret 2013, 09:23 WIB
Komentar : 0
Republika
Fadli Zon

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) optimistis dapat meraih 20 persen suara dalam Pemilu 2014, bahkan untuk daerah pemilihan di DKI Jakarta Gerindra menargetkan mendapatkan enam kursi di DPR.

"Kami optimistis bisa meraih suara minimal 20 persen," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon di sela Pelatihan Nasional Kominfo Tunas Indonesia Raya (Tidar), di Jakarta, Jumat (15/3) malam.

Ia menilai adanya keinginan perubahan dari masyarakat DKI dan daerah secara keseluruhan, yang bisa mengubah peta politik pemilihan calon legislatif di tingkat DPR RI pada tahun 2014 lantaran ada sejumlah kasus hukum di tubuh partai-partai besar saat ini.

"Peta pilihan masyarakat akan berubah mengingat ada sejumlah kasus hukum di tubuh partai-partai besar saat ini. Keinginan adanya perubahan sudah terlihat walau di daerah masih perlahan-lahan," kata Fadli Zon. Ia menjelaskan, saat ini, DPP Gerindra sedang melakukan seleksi calon wakil rakyat di DPR RI dari 2.780 orang yang mendaftar menjadi 560 orang.

Sejumlah calon dinilai berkualitas meski diakui ada beberapa kendala yang dihadapi para calon salah satunya, yakni penguasaan dapil. Oleh karena itu, dia mengimbau seluruh mesin politik Gerindra untuk turun ke tengah masyarakat dan melakukan sosiasilisasi dengan maksimal.

Menurut dia, nama besar politikus dan senioritas dalam dunia politik bukan jaminan mulus meraih kursi empuk DPRD Provinsi, Kota/Kabupaten, DPR RI periode 2014-2019 sehingga diharapkan seluruh kader Gerindra bekerja keras dan optimis untuk meraih simpati rakyat.

Redaktur : Dewi Mardiani
Sumber : Antara
3.603 reads
Barangsiapa mengobati sedang dia tidak dikenal sebagai ahli pengobatan maka dia bertanggung jawab((HR. Ibnu Majah))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda