Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Kerap Kalah di Pilkada, Akbar Minta DPP Golkar Evaluasi Diri

Jumat, 15 Maret 2013, 17:57 WIB
Komentar : 0
Akbar Tanjung. (Foto: Republika/ Yogi Ardhi)o

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung meminta DPP dan DPD untuk melakukan evaluasi. Khususnya terkait mekanisme partai dalam mengusung calon kepala daerah.

Ini menyusul serangkaian kekalahan Golkar dalam berbagai pemilihan kepada daerah. 

"Kekalahan Golkar tiga kali berturut-turut hendaknya dijadikan suatu pelajaran dan suatu bahan evaluasi," kata Akbar di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Jumat (15/3).

Mungkin saja, lanjutnya, kekalahan itu karena kesalahan pemilihan calon. Jadi, calon golkar tidak sesuai dengan keinginan masyarakat.

Ia menilai evaluasi menjadi penting. Karena kekalahan partai beringin itu justru terjadi pada kantong-kantong suara Golkar. Sehingga, kekalahan di pilkada Sumatera Utara, Jawa Barat dan Papua, harus menjadi pertanyaan besar.

"Padahal tiga daerah itu jadi basis Golkar. Oleh karena itu apa yang salah harus dipelajari," tambah mantan ketua umum Partai Golkar tersebut.

Harapannya, hasil evaluasi itu bisa menjadi masukan untuk menghadapi pemilihan presiden 2014. Apalagi, kekuatan suara di daerah juga akan memberikan pengaruh signifikan dalam pemilihan presiden nanti. 

Reporter : Ira Sasmita
Redaktur : Mansyur Faqih
1.155 reads
Anas Ra, pembantu rumah tangga Nabi Saw berkata, “ Aku membantu rumah tangga Nabi Saw sepuluh tahun lamanya, dan belum pernah Beliau mengeluh “Ah” terhadapku dan belum pernah Beliau menegur “kenapa kamu lakukan ini atau kenapa tidak kau lakukan ini.((HR. Ahmad))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

Berita Lainnya

Akbar Tanjung: Ical-JK Berpotensi Jadi Capres

Jokowi-Megawati Disebut-Sebut, PDIP Serahkan ke Ketum

SBY: Pertemuan dengan Tokoh Atas Permintaan Mereka