Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Yusril: Kalau Ajukan Kasasi, KPU Zalimi PBB

Jumat, 15 Maret 2013, 16:45 WIB
Komentar : 0
Antara
Yusril Ihza Mahendra

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Bulan Bintang (PBB) menyatakan siap menghadapi apa pun sikap Komisi Pemilihan Umum terkait putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN). Termasuk misalnya nanti KPU mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung atas putusan tersebut. 

"Mereka mau kasasi, silakan saja. Mereka mau sengeyel atau sengotot apa pun, PBB layani," kata Ketua Dewan Syuro sekaligus pendiri PBB Yusril Ihza Mahendra saat dihubungi Republika, Jumat (15/3).

Meski pun, lanjutnya, upaya kasasi itu bertentangan dengan UU Nomor 8/2012 tentang Pemilu. Yaitu, KPU tidak berhak mengajukan kasasi ke MA atas putusan PTTUN dalam sengketa tata usaha negara pemilu.

Alasannya, karena KPU tidak dirugikan dalam hal apa pun. Sedangkan dalam hukum administrasi negara pihak yang berhak menggugat adalah yang merasa dirugikan oleh putusan PTTUN. 

"Dalam pasal 269 ayat 1 UU Pemilu, KPU wajib menindaklanjuti keputusan PTTUN atau MA dalam waktu tujuh hari kerja," kata dia.

Ia pun menilai KPU harus menindaklanjuti putusan PTTUN. Bukan malah mengajukan kasasi. Karena hak kasasi dalam pasal 269 ayat 7 UU Pemilu tidak bisa ditafsirkan sebagai hak KPU. 

"Walau pun sekarang ini KPU kesannya sengaja melambat-lambatkan. Dengan kasasi itu KPU telah menzalimi kami. Tahapan pemilu terus berlangsung, ini bagian dari skenario penzaliman," ungkap dia.

Reporter : Ira Sasmita
Redaktur : Mansyur Faqih
1.151 reads
Menguap adalah dari setan. Karena itu, apabila salah seorang dari kalian menguap, tutuplah serapat mungkin karena ketika salah seorang dari kalian berkata ‘huah’ (pada saat menguap), setan akan menertawakannya". (HR Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Diusulkan Jadi Capres, JK: Terima Kasih

KPU Belum Ambil Sikap Soal PBB

Presiden SBY Minta Maaf ke HMI