Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

'Hanura Seperti Gadis Cantik'

Jumat, 15 Maret 2013, 11:41 WIB
Komentar : 0
Republika/ Tahta Aidilla
Ketua Umum Partai Hanura Wiranto (kanan), dan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Hanura Hary Tanoesoedibjo (kiri)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Belakangan ini, sejumlah tokoh bergabung dengan Partai Hanura. Sebagai salah satu contohnya adalah mantan Ketua Dewan Pakar Partai Nasdem, Hary Tanoesudibjo.

"Saya kira, Partai Hanura saat ini lagi menjadi gadis cantik yang sering didatangi para tokoh dan parpol-parpol," kata Ketua DPP Partai Hanura, Saleh Husin, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/3).

Setelah mantan Ketua Dewan Pakar Partai Nasdem Hary Tanoesudibjo dan rombongannya bergabung dengan Hanura, salah seorang pendiri Partai Keadilan Sejahtera Yusuf Supendi juga ikut merapat ke Hanura. "Iya, saya sudah mendengar kalau Pak Yusuf gabung, tapi belum lihat sendiri dan belum ketemu langsung. Katanya siang ini mau bikin pernyataan, kami lihat nanti," ungkapnya.

Lebih lanjut Saleh menyampaikan bahwa selain Yusuf, beberapa tokoh lain juga bergabung dengan Hanura.  Diantaranya beberapa tokoh politik di Jawa Barat. "Ada mantan calon gubernur Jawa Barat, Pak Dikdik Muliana Arief sudah gabung dan mungkin akan maju jadi caleg. Ada tokoh Jabar Prof Romli juga gabung," jelas Saleh.

Selain tokoh-tokoh tersebut, sepuluh parpol yang tidak lolos verifikasi pekan lalu juga menyatakan bergabung dengan partai yang didirikan Wiranto tersebut. Sepuluh parpol itu adalah Partai Damai Sejahtera (PDS), Partai Kedaulatan, Partai RepublikaN, Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN), Partai Pemuda Indonesia (PPI), Partai Indonesia Sejahtera (PIS), Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI), Partai Nasional Republik (Nasrep), Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) dan Partai Kongres.

Reporter : Ira Sasmita
Redaktur : Dewi Mardiani
2.695 reads
Barang siapa yang memperhatikan kepentingan saudaranya, maka Allah akan memperhatikan kepentingannya. Dan barangsiapa yang menutupi kejelekan orang lain maka Allah akan menutupi kejelekannya di hari kiamat. ((HR Bukhari-Muslim))
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

Berita Lainnya

PKS: Target Berikutnya, Pemilukada Jateng

Bhatoegana: Anas Sudah Bukan Simbol Partai Demokrat