Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Yusuf Supendi Gabung ke Hanura

Jumat, 15 Maret 2013, 10:36 WIB
Komentar : 2
Antara
Yusuf Supendi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Hanura kembali akan kedatangan tokoh baru. Mantan politikus sekaligus pendiri Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Yusuf Supendi bergabung ke partai yang didirikan Wiranto itu.

 

"Iya betul bergabung, nanti pukul 13.00 WIB, habis Jumatan saya nyatakan di sekitar Mesjid STEKPI," kata Yusuf saat dihubungi Republika, Jumat (15/3).

Menurut Yusuf, ada cukup banyak alasan yang melatarbelakangi kepindahannya ke Hanura. "Saya sudah siapkan keterangan pers, dua lembar menjelaskan alasan saya bergabung ke Hanura," ungkapnya.

Yusuf Supendi merupakan salah seorang pendiri dan mantan anggota Majelis Syuro PKS. Tahun 2009, ia dipecat dari partai berlambang bulan sabit kembar dan kapas itu.

Yusuf juga dikenal vokal dalam mengkritik kepemimpinan di PKS. Ia bahkan sempat melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 2011 lalu.

Dia menilai,  pemecatan dirinya dari PKS tidak sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) PKS. 

 

Reporter : Ira Sasmita
Redaktur : A.Syalaby Ichsan
17.320 reads
Mimpi yang paling benar ialah (yang terjadi) menjelang waktu sahur (sebelum fajar)((HR. Al Hakim dan Tirmidzi))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...