Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

SBY: Indonesia Jadi Contoh Negara Lain

Kamis, 14 Maret 2013, 21:22 WIB
Komentar : 0
Republika/Aditya Pradana Putra
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan Indonesia telah menjadi contoh bagi negara-negara lain. Khususnya perihal demokrasi dan Islam. 

Indonesia, lanjunya, telah dianggap sebagai negara yang tidak mempertentangkan demokrasi dan Islam. "Indonesia kembali dianggap negara yang menunjukkan bahwa Islam dan demokrasi tidak perlu saling bermusuhan," katanya saat menerima 13 ormas islam di Jakarta, Kamis (14/3). 

Menurutnya, Indonesia telah memperlihatkan Islam dan demokrasi bisa hidup damai. Ternyata, keduanya tidak harus berkonfrontasi. Ini yang dianggapnya sebagai model sehingga banyak negara yang ingin berdiskusi lebih banyak. 

"Kita juga sering menghadapi tantangan dan masalah tapi ternyata mereka menganggap kita ini, sekali lagi, menjadi contoh bagi kehidupan yang menuju ke masa depan," ujar dia.

SBY menambahkan, sesekali Indonesia pun mengalami keprihatinan karena masih ada perselisihan. Terkadang benturan komponen masyarakat yang berbeda keyakinan, etnis, dan sebagainya. 

Tetapi, hal tersebut tetap dapat dikelola. Karena itu, ia pun meminta agar ormas Islam tidak berhenti membimbing umat dan menyelesaikan masalah secara baik. 

"Peran dan tauladan dari pemimpin umat, para ulama, dan dari kami sangat penting agar umat mengikuti dan mencontohnya," tutur SBY.

Reporter : Esthi Maharani
Redaktur : Mansyur Faqih
2.499 reads
Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta, benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan.(QS At Taubah ( 9:20))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

Berita Lainnya

Kader Demokrat Siap Beri Dukungan ke Ketua Majelis Tinggi

'Kecil Kemungkinan Demokrat Gelar Aklamasi pada KLB'

Saan Mustopa Pertimbangkan Rebut Kursi Ketua Umum