Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

'Aklamasi KLB Demokrat Akan Serang Balik SBY'

Kamis, 14 Maret 2013, 21:16 WIB
Komentar : 0
Antara
Pengamat Politik CSIS J Kristiadi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat politik J Kristiadi menilai jika Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat berakhir dengan aklamasi, diperkirakan akan menyerang balik kubu Ketua Majelis Tinggi Susilo Bambang Yudhoyono.

"Aklamasi akan memuluskan kongres, tetapi kalau dipaksakan dan tidak bisa dibaca secara cermat akan menyerang balik SBY," katanya usai seminar bertajuk 'Kode Etik Jurnalistik dan Penggunaan Bahasa Dalam Pemberitaan Media' di Auditorium Adhiyana, Wisma Antara, Jakarta, Kamis (14/3).

Peneliti senior Center for Strategic and International Studies (CSIS) itu mengatakan sekarang tidak ada lagi otoritas yang bisa memaksakan kehendak orang banyak, apalagi kubu tertentu.

Menurutnya KLB tersebut juga terlepas dari organisasi yang menaungi kubu Anas Urbaningrum yakni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). "Saya kira ini terlepas dari organisasi karena persoalan Anas itu urusan pribadi," katanya.

Redaktur : Karta Raharja Ucu
Sumber : Antara
1.474 reads
Apabila seseorang mengafirkan temannya, maka ucapan (yang mengafirkan) itu benar-benar kembali kepada salah seorang di antara keduanya (yang mengatakan atau yang dikatakan). ( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Pengamat: Presiden SBY Sedang Gundah

HMI Diminta Hormati Presiden SBY