Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Pengamat: Presiden SBY Sedang Gundah

Kamis, 14 Maret 2013, 21:03 WIB
Komentar : 0
IST
Presiden SBY.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden SBY dinilai sedang mengalami kegundahan politik. Patokannya adalah diundangnya sejumlah jenderal TNI purnawirawan ke Istana Negara dalam waktu berdekatan.

Pernyataan itu diungkapkan pengamat politik Siti Zuhro. Presiden SBY disebut Siti sedang mengalami banyak dilema yang sangat kompleks. Mulai dari masalah internal partai dan koalisi Setgab yang tak solid, hingga masalah keamanan.

Karenanya, SBY mencurahkan kegundahannya kepada para jenderal tersebut. “Jadi ini dampaknya kepada pemerintahan dan negara. Jangan sampai negara mendapat ancaman-ancaman stabilitas. Nah, biasanya kan masalah stabilitas ini domainnya tentara, ya bisa jadi mereka diskusi dan curah pendapat,” kata Siti saat dihubungi ROL, Kamis (14/3).

Dalam pertemuan itu, para jenderal mungkin memberikan masukan-masukan kepada SBY. Yaitu, tentang bagaimana menghadapi masalah menjaga stabilitas politik dan keamanan.

Pekan lalu Presiden SBY mengundang Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto ke Istana Negara. Kemarin SBY memanggil tujuh orang jenderal purnawirawan. Dalam pertemuan itu, mereka membicarakan masalah politik dan kebijakan-kebijakan pemerintah.

Reporter : Muhammad Hafil
Redaktur : Karta Raharja Ucu
1.221 reads
'Ketahuilah, sesungguhnya bahwa malaikat tidak mau masuk ke rumah yang di dalamnya terdapat patung.(HR Bukhari)
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

Berita Lainnya

HMI Diminta Hormati Presiden SBY