Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

'Ketum Demokrat Harus Purnawirawan Tentara'

Kamis, 14 Maret 2013, 19:29 WIB
Komentar : 0
Republika/ Tahta Aidilla
Partai Demokrat

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bursa calon ketua umum Partai Demokrat semakin memanas. Jelang Kongres Luar Biasa (KLB) yang akan digelar akhir Maret, beberapa nama dimunculkan pengurus dan elit Demokrat.

Sekretaris Pusat Pengembangan Strategi dan Kebijakan DPP Partai Demokrat, Khatibul Umam Wiranu mengatakan ketum Demokrat hendaknya berasal dari purnawirawan tentara.

"Setidaknya ada empat nama figur calon Ketua Umum Partai Demokrat yang berasal dari purnawirawan tentara yaitu Hadi Utomo, Toto Riyanto, Pramono Edi Wibowo, dan Djoko Suyanto," ujar Khatibul melalui berita persnya, Kamis (14/3).

Anggota Komisi III DPR RI itu berpendapat ada banyak alasan mendasar mengapa figur mantan tentara layak memimpin Partai Demokrat.

"Tentara sangat faham teritorial wilayah Indonesia, dipastikan mengetahui lapangan. Ini syarat mutlak Ketua Umum Partai Demokrat," ungkapnya.

Selain itu, keberadaan figur tentara juga dipandang dapat menjadi pemersatu pada internal Partai Demokrat. Sehingga, kehadiran ketum dari kalangan militer bisa menyatukan kekuatan di internal Partai Demokrat dapat bersatu kembali menyongsong Pemilu 2014.

Dalam situasi darurat yang sedang dihadapi Partai Demokrat saat ini, menurut Khatibul partai berlambang bintang mercy itu harus dipimpin orang yang berkarakter.

"Harus yang punya strong leadership, jadi pas kalau dari kalangan tentara," sebut Khatibul.

Reporter : Ira Sasmita
Redaktur : Karta Raharja Ucu
1.784 reads
Rasulullah SAW bersabda:"Tidak akan masuk neraka orang yang shalat sebelum terbitnya matahari dan sebelum terbenamnya, yakni shalat subuh dan ashar."( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

Berita Lainnya

KPU Segera Putuskan Nasib PBB