Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

PKB Kekurangan Caleg

Rabu, 13 Maret 2013, 19:41 WIB
Komentar : 1
Republika/Edwin Dwi Putranto
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kurang dari satu bulan, partai politik harus sudah menyetorkan daftar calon legislatif ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Tetapi, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengaku masih kekurangan jumlah caleg yang akan disetorkan.

"Ada 487 caleg yang sudah mengambil formulir di tingkat nasional. Yang sudah mengembalikan itu sekitar 387. Jadi kalau 560 masih kurang 173 orang," kata politisi PKB, Abdul Malik Haramain di Jakarta, Rabu (13/3).

Tetapi, lanjutnya, hingga saat ini rekrutmen masih berlangsung. Lagipula, data itu merupakan data sebulan yang lalu. Sehingga masih ada perkembangan yang belum dilaporkan. 

Ia menjelaskan, kekurangan caleg itu karena banyak hal. Misalnya, masalah daerah pemilihan yang tidak seragam. 

"Seperti dapil saya kursinya tujuh, yang daftar 11. Ada juga dapil yang dianggap kurus, kursinya 10 yang daftar cuma lima," ujar Malik. 

Selain itu, pemenuhan 30 persen dan posisi caleg perempuan di nomor urut kecil juga masih menjadi masalah yang terus dibahas PKB. 

"Ada satu dapil yang memang belum ada caleg perempuannya. Tapi rata-rata masih bisa kami atasi," ungkapnya.

Meski begitu, Malik menekankan pentingnya kualitas sebagai prioritas utama PKB. Apalagi PKB telah menyipakan petunjuk teknis pencalegan. Jadi, setelah mendaftar caleg harus melalui uji kepatutan dan kelayakan.

"Melalui fit and proper test secara administrasi, kami tanya anda kira-kira suaranya bagaimana, strateginya apa. Kemampuan tentang keparlemenan juga ditanya. Serta alasan memilih PKB," ujar dia.

Selanjutnya, setelah ditetapkan sebagai daftar calon tetap (DPT) semua caleg akan dipanggil. Untuk diberikan pelatihan dan pengembangan kapasitas. Setelah lolos, PKB akan memberikan persiapan bagi anggotanya menjelang masuk parlemen.  

"Mulai dari cara bicara hingga isinya," papar anggota Komisi II DPR tersebut.

Reporter : Ira Sasmita
Redaktur : Mansyur Faqih
2.666 reads
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?((QS Ar Rahman))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  ipul Kamis, 14 Maret 2013, 14:12
Saya daftar donk!!!!,,,,
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Ini Pembicaraan SBY dengan Tujuh Jenderal TNI

PP Cuti Pejabat Negara Saat Kampanye Pemilu Diterbitkan

Bukan Ancaman, PKB Enggan Persulit PBB