Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Bukan Ancaman, PKB Enggan Persulit PBB

Rabu, 13 Maret 2013, 19:02 WIB
Komentar : 0
Adhi Wicaksono/Republika
Anggota Komisi II DPR dari fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Malik Haramain

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Bulan Bintang (PBB) diperkirakan akan menjadi saingan bagi partai lain yang serupa. Meski pun Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum menetapkan PBB sebagai peserta pemilu mendatang.

Menanggapi hal itu, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan tak merasa terancam dengan keberadaan PBB. Alasannya, pemilih PBB dan PKB basisnya berbeda. PKB itu pemilihnya Islam tradisionalis, Islam moderat, dan NU. 

"Sama sekali bukan ancaman, karena itu kami tak pernah mempersulit PBB sebagai peserta pemilu," kata politisi PBB Abdul Malik, Haramain di Jakarta, Rabu (13/3).

Secara historis, lanjut dia, PBB yang berlatar belakang Masyumi tidak sekuat PKB dengan Nahdlatul Ulama (NU). Karenanya, Malik merasa PKB sama sekali tak terancam bila PBB ikut pemilu.

PKB pun menyerahkan sepenuhnya keputusan terhadap PBB kepada KPU. Meski diakuinya, upaya KPU akan membawa persoalan tentang putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) ke Mahkamah Agung melalui kasasi memang perlu. 

Karena KPU sudah menentukan 10 peserta pemilu melalui pertimbangan yang panjang. Mulai dari verifikasi administrasi dan faktual yang profesional.

"Karena itu saya sangat yakin kasasi KPU mungkin bisa menang. Bola sekarang ada di KPU," ungkap anggota Komisi II DPR tersebut.

Reporter : Ira Sasmita
Redaktur : Mansyur Faqih
2.881 reads
Demi Allah, kami tidak akan mengangkat seorang pun yang meminta sebagai pemimpin atas tugas ini dan tidak juga seorang yang berambisi memperolehnya.(HR Muslim )
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

'Pemilukada Tak Langsung Tidak Hapus Politik Uang'

SBY Ingin Curi Panggung Politik dari Anas

7 Kriteria Calon Ketum Demokrat Versi Sutan Bhatoegana