Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Yusril: PBB Lolos Bukan karena Bantuan Istana

Rabu, 13 Maret 2013, 11:37 WIB
Komentar : 0
Antara
Yusril Ihza Mahendra

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Dewan Syuro Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra membantah diloloskannya gugatan PBB di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTTUN) karena bantuan Istana Negara.

Sebagai kompensasi atas ketidaksediaannya menjadi kuasa hukum mantan ketua umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum yang akhir Februari lalu ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

"Aneh jika sikap saya tidak ingin menjadi lawyer Anas, dikembangkan jadi rumor sebagai larangan dari istana. Dengan iming-iming urusan PBB dengan KPU dimudahkan," kata Yusril melalui akun twitter-nya @Yusrilihza_Mhd, Rabu (13/3).

Yusril mengeluarkan kicauan itu, lantaran di sebuah harian surat kabar nasional disebutkan istana melarang dirinya membela Anas. Sebagai kompensasi, istana akan membantu urusan PBB dengan KPU yang sedang berlangsung di PTTUN.

PBB mengajukan gugatan ke PTTUN karena KPU menyatakan PBB tidak memenuhi syarat sebagai peserta pemilu 2014. Akhirnya gugatan PBB setelah melewati proses persidangan, diloloskan PTTUN pada 7 Maret 2013 kemarin.

"Saya nyatakan tidak bersedia menjadi penasihat hukum Anas, jauh sebelum PTTUN memenangkan gugatan PBB dan sikap KPU ngeyel atas putusan tersebut," ungkap Yusril.

Secara kronologi, menurut Yusril rumor mengenai bantuan istana tidak logis. Karena rumor ketidaksediaannya membantu Anas agar dimudahkan istana agar persoalan PBB dengan KPU lancar tidak sejalan dengan runtutan peristiwa yang dijalani PBB.

Yusril menegaskan, segala upaya yang dilakukan PBB agar menjadi peserta pemilu merupakan usaha independen. Tanpa bantuan dari pihak istana, apalagi dikaitkan dengan kasus Anas Urbaningrum.

Sampai hari ini, KPU masih belum menentukan sikap terhadap putusan PTTUN terkait PBB. KPU bahkan berencana akan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) atas putusan tersebut.

Reporter : Ira Sasmita
Redaktur : Djibril Muhammad
4.141 reads
Anas Ra, pembantu rumah tangga Nabi Saw berkata, “ Aku membantu rumah tangga Nabi Saw sepuluh tahun lamanya, dan belum pernah Beliau mengeluh “Ah” terhadapku dan belum pernah Beliau menegur “kenapa kamu lakukan ini atau kenapa tidak kau lakukan ini.((HR. Ahmad))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Yusril: PBB Menang di PTTUN bukan Karena Bantuan Istana

Anas Imbau KPU Terima PBB Sebagai Peserta Pemilu

Golkar-Demokrat Berkoalisi di Pilkada Sumsel