REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Pengamat politik UGM Yogyakarta, Ari Dwipayana berpendapat partai politik masih belum percaya diri mendeklarasikan calon presiden.
"Partai politik (parpol) sekarang kan malu-malu, mereka masih terkesan menunggu hasil pemilihan umum (pemilu) legislatif. Kalau hasilnya tinggi, mereka berani mencalonkan presiden. Sebaliknya, jika 'jeblok', mengurungkan diri dari pencalonan presiden," papar Ari di Yogyakarta.
Menurut Ari, seharusnya pencalonan presiden dilakukan tiap-tiap parpol melalui proses yang sudah harus dibangun internal partai jauh-jauh hari sebelum pemilu legislatif.
"Yang paling penting kan seharusnya partai-partai bersiap dengan mekanisme kompetisi internal yang demokratis dalam pencalonan presiden. Entah siapa presidennya harus ada proses di dalam internal partai sehingga betul-betul 'legitimate'," katanya mengakhiri.