Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Hadapi Pemilu 2014 Hanura Rangkul 10 Partai Politik

Minggu, 10 Maret 2013, 18:11 WIB
Komentar : 0
Partai Hanura

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) menggandeng 10 partai politik (parpol), yang tak lolos verifikasi, untuk memperkuat persiapan menjelang Pemilihan Umum 2014.

"Hari ini kita melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Partai Hanura dan 10 partai politik yang bergabung," kata Ketua Umum Partai Hanura Wiranto di Kantor DPP Partai Hanura Jakarta, Minggu.

Penggabungan 10 parpol tersebut menjadi "amunisi" atau bekal bagi Partai Hanura dalam memenangkan pelaksanaan Pemilu 2014.

Sebagai partai yang memiliki misi untuk melakukan perubahan di Tanah Air, maka diperlukan kekuatan tambahan untuk dapat mewujudkannya. "Penggabungan ini merupakan bagian dari misi Partai Hanura yang tidak dapat terpisahkan," tambahnya.

Dia mengatakan dengan penuh percaya diri bahwa Hanura merupakan partai bersih korupsi dan membuka diri terhadap siapa saja yang ingin bergabung. Sehingga, lanjutnya, itulah pertimbangan bagi ke-10 parpol tersebut untuk bergabung dengan Hanura.

Usai penandatanganan MoU, Wiranto, dengan didampingi Ketua Dewan Kehormatan Bambang W. Soeharto dan Ketua Dewan Pertimbangan Hary Tanoesoedibjo, memakaikan jaket partai kepada satu per satu ketua umum 10 parpol.

Ke-10 parpol tersebut adalah Partai Damai Sejahtera (PDS), Partai Republika Nusantara (RepublikaN), Partai Pemuda Indonesia (PPI), Partai Kongres, Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN), Partai Demokrasi Pembaruan (PDP), Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI), Partai Kedaulatan, Partai Nasional Republik (Nasrep), Partai Indonesia Sejahtera (PIS).

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
1.531 reads
Siapa yang mengambil hak orang lain walau sejengkal tanah akan dikalungkan hingga tujuh petala bumi(HR Bukhori-Muslim)
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Demokrat Siap-Siap Gelar KLB