Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Cari Pengganti Anas Urbaningrum, Ini Rencana Partai Demokrat

Minggu, 10 Maret 2013, 11:04 WIB
Komentar : 0
Republika/ Tahta Aidilla
Partai Demokrat

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Sekretaris Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Jero Wacik menegaskan kemungkinan Partai Demokrat dalam waktu dekat mengelar Konggres Luar Biasa (KLB) dan tinggal menunggu waktu pelaksanaannya.

"Kita 'miring-miring'-nya akan gelar KLB," kata Sekretaris Dewan Kehormatan PD Jero Wacik saat menghadiri pemberian Doktor Kehormatan kepada Ketua MPR Taufiq Kiemas oleh Universitas Trisaksi di Senayan Jakarta, Minggu.

Ketua MPR Taufiq Kiemas mendapatkan gelar Doktor Kehormatan karena dinilai sangat berjasa melahirkan gagasan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Indonesia. Taufiq Kiemas dinilai telah berhasil mensosialisasikan dan membumikan 4 Pilar Negara.

Menurut Jero sesuai dengan AD/ART PD maka sebenarnya posisi ketum bisa dilakukan dengan dua cara. Yakni penunjukkan Pelaksana Tugas (PLT) atau pemilihan melalui KLB.
Namun tambah Jero arahnya lebih ke pelaksanaan KLB.

Ketika ditanyakan kapan KLB akan dilaksanakan, Jero menegaskan dalam waktu dekat.

"Setidaknya nanti sebelumnya penyerahan Daftar Caleg Sementara (9 April), kita akan punya ketum baru," kata Jero. Jero menegaskan soal persiapan untuk pelaksanaan KLB tidak membutuhkan waktu lama.

"Cukup satu atau dua hari persiapan itu (KLB) sudah bisa dilaksanakan. Mudah," kata Jero.

Sementara terkait calon anggota legislatif, Jero menjelaskan hingga saat ini sudah ada 800 orang yang mendaftarkan diri sebagai bakal caleg DPR-RI.

"Hingga batas akhir pendaftaran pada 21 Maret nanti, prediksi kita bisa mencapai 3000 orang yang mendaftar sebagai bakal cleg DPR RI," kata Jero.

Jero menjelaskan setelah pendaftaran PD akan melakukan seleksi secara ketat baru akan dimasukkan dalam DCS.

Redaktur : Heri Ruslan
Sumber : Antara
4.470 reads
Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim(QS Ali Imran 3)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Nasdem Berikan Santunan Kematian Rp 500 Juta per Bulan