Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

'Mahfud, Jokowi, Rizal Ramli, La Ode Ida, dan Khofifah Capres Alternatif'

Jumat, 08 Maret 2013, 16:41 WIB
Komentar : 0
Antara
Mahfud MD

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) The President Center menilai ada lima tokoh yang layak sebagai calon presiden (capres) dan kandidat calon wakil presiden (cawapres) alternatif. "Kelima tokoh alternatif itu kami sebut sebagai Pandu Lima," kata Koordinator The President Center Didied Maheswara melalui siaran persnya, di Jakarta, Jumat (8/3).

Menurut Didied, The President Center telah menginventarisasi lima nama tokoh dari sejumlah tokoh yang sering disebut-sebut sebagai calon presiden dan calon wakil presiden alternatif. Kelima tokoh tersebut adalah, Mahfud Md., Joko Widodo, Rizal Ramli, La Oe Ida, dan Khofifah Indar Parawansa.

Upaya The President Center memperkenalkan kelompok Pandu Lima, menurut dia, adalah bagian dari pendidikan politik kepada masyarakat. "Jangan sampai wacana pemimpin nasional didominasi oleh partai politik dan melahirkan pemimpin yang tersandera oleh kepentingan pragmatis," katanya.

Menurut Didied, penilaian layak diusung sebagai calon presiden dan calon wakil presiden alternatif dengan parameter, kompetensi, integritas, dan rekam jejak yang bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme. "Kelima tokoh tersebut meskipun harus diakui memiliki nilai plus-minus masing-masing," katanya.

Didied menjelaskan bahwa Mahfud Md. adalah pakar hukum yang diharapkan dapat mengatasi persoalan penegakan supremasi hukum, dan Joko Widodo adalah tokoh dengan pribadian sederhana dan alamiah. Kemudian, Rizal Ramli adalah pakar ekonomi yang memiliki visi kerakyatan dan sikap konsisten serta memiliki jaringan internasional.

Sementara itu, La Ode Ida adalah tokoh dari Indonesia Timur yang konsisten menyuarakan berbagai persoalan daerah, serta Khofifah Indar Parawansa adalah tokoh perempuan yang memiliki keberpihakan terhadap rakyat kecil dan kaum perempuan.

Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : Antara
2.237 reads
Mimpi yang paling benar ialah (yang terjadi) menjelang waktu sahur (sebelum fajar)((HR. Al Hakim dan Tirmidzi))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Kerap Kalah di Pilkada, Golkar: Bukan Salah Partai

Ini Alasan Misbakhun Pindah ke Golkar

KPU Masih Bisa Ajukan Kasasi Soal Hasil PBB