Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Kerap Kalah di Pilkada, Golkar: Bukan Salah Partai

Jumat, 08 Maret 2013, 16:39 WIB
Komentar : 0
Antara
Hajriyanto Y Thohari

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Golkar membantah kekalahan mereka di sejumlah pilkada sebagai bukti melemahnya konsolidasi kader di daerah. Dikatakan, pilkada memang lebih ditentukan oleh faktor figur ketimbang partai politik.   

"Untuk partai sebesar Golkar, pemilukada itu sesekali tidak semata-mata untuk menang," kata Ketua DPP Partai Golkar Hajriyanto Y Thohari ketika dihubungi Republika, Jumat (8/3).

Bagi Golkar, lanjutnya, pemilukada merupakan ajang untuk meningkatkan konsolidasi organisasi. Termasuk menyediakan kesempatan bagi kader untuk maju dalam setiap pemilukada.

Sebagai contoh, majunya Jusuf Kalla (JK) di pilpres 2009. Ketika itu berdasarkan survei elektabilitas JK sangat rendah. Namun Golkarnya sebagai capres. "Demikian juga dengan pilkada sekarang ini," katanya. 

Meski pun begitu, ia menilai kekalahan Golkar di sejumlah pilkada memberi pelajaran berarti. Yaitu untuk meningkatkan perbaikan prosedur dan mekanisme seleksi calon kepala daerah. 

Bagi Hajriyanto, Golkar tidak akan lagi memaksakan diri mengajukan calon kepala daerah bila elektabitas sang calon rendah. "Golkar tidak perlu memaksakan diri mengajukan calon gubernur/bupati/walikota jika memang berat elektabilitasnya," ujarnya. 

Reporter : Muhammad Akbar Wijaya
Redaktur : Mansyur Faqih
1.709 reads
Janganlah kamu memberi makanan yang kamu sendiri tidak suka memakannya.((HR. Ahmad))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Ini Alasan Misbakhun Pindah ke Golkar

KPU Masih Bisa Ajukan Kasasi Soal Hasil PBB

Putusan PTTUN Soal PBB Belum Final