Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Wasekjen PAN Mengundurkan Diri

Kamis, 07 Maret 2013, 19:18 WIB
Komentar : 0
Republika/Yogi Ardhi
Simpatisan Partai Amanat Nasional (PAN)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Sekretaris Jenderal DPP PAN, Doktor Wiwik Sriwidiati menyatakan mengundurkan diri dari kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat PAN dan sebagai anggota partai.

Wiwik beralasan ia ingin fokus pada bidang akademi. "Saya telah menyerahkan surat pengunduran diri saya ke partai tadi malam," kata Wiwik di Jakarta, Kamis (7/3).

Dikatakan Wiwik, DPP PAN akan mengadakan rapat Kamis malam dan mungkin membahas juga penguduran dirinya. Wiwik, yang memulai aktivitasnya di bidang politik dari PAN wilayah DKI Jakarta mengatakan dalam dunia politik pengunduran diri seorang atau sejumlah kader dari partai adalah hal biasa dan meminta pengunduran dirinya disikapi positif oleh siapa pun, termasuk wartawan.

Untuk itu ia menepis isu-isu ia akan pindah ke partai politik lain. "Tawaran dari berbagai partai sudah ada, tetapi saya belum menentukan sikap mau aktif di partai apa. Sebulan atau dua bulan ke depan saya mau fokus pada bidang akademi," kata dosen pacsasarjana di Universitas Borobudur dan Universitas Mpu Tantular itu.

Wiwik menjelaskan beberapa bulan ke depan ia mungkin menerima tawaran untuk bergabung ke partai politik lain dan ini jangan diartikan sebagai 'kutu loncat'.

Wiwik termasuk pendiri PAN di DKI Jakarta sejak 1998 dan pernah menjadi calon legislatif tiga kali. Namun, sekalipun dia belum terpilih untuk duduk di kursi DPRD atau DPR dari PAN.

Redaktur : Karta Raharja Ucu
Sumber : Antara
937 reads
Dan janganlah kamu campur-adukkan yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu sedang kamu mengetahui.(QS Al-Baqarah: 42)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

Berita Lainnya

Ramalan Suara PKS Habis, Nur Wahid: Itu Pepesan Kosong!

PBB Menangkan Gugatan di PTTUN

Lima Alasan PDB Bergabung dengan PAN