Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Pramono Anung: Persoalan Demokrat Terlalu 'Di-Blow Up'

Senin, 04 Maret 2013, 16:28 WIB
Komentar : 0
Pramono Anung

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menyebut negara mengalami gonjang-ganjing ditanggapi dingin Wakil Ketua DPR RI Pramono Anung. Mengingat tahun ini merupakan tahun politik, politisi PDI Perjuangan itu menilai pernyataan SBY sedikit berlebihan.

Pramono menyarankan SBY agar tidak terlalu khawatir dengan jalannya pemerintahan. Meski berposisi sebagai partai oposisi, pihaknya menjamin PDI Perjuangan tidak bakal melakukan tindakan yang inkosntitusional.

“Saya yakin, semuanya pasti akan menjaga pemerintahan ini berakhir 2014. Kita punya demokrasi dan menghargai demokrasi itu,” kata Pramono di Jakarta, Senin (4/3).

Pramono juga angkat bicara soal kemelut di Partai Demokrat. Ia mengimbau urusan kemelut partai sebaiknya diselesaikan di kalangan internal saja.

Persoalan SBY dan mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, tidak usah diumbar ke publik. Pasalnya, ujar Pramono, yang terjadi sekarang ini persoalan Partai Demokrat terlalu diumbar hingga terkesan berlebihan.
 
“Jujur, saya ingin mengatakan bahwa persoalan internal Partai Demokrat seyogyanya diselesaikan oleh Demokrat sendiri. Persoalan Partai Demokrat terlalu di-blow up keluar dan itu berlebihan,” kata Pramono.
 

Reporter : Erik Purnama Putra
Redaktur : Citra Listya Rini
1.024 reads
Sebaik-baik menjenguk orang sakit adalah berdiri sebentar (tidak berlama-lama) dan ta'ziah (melayat ke rumah duka) cukup sekali saja.((HR. Ad-Dailami))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

Berita Lainnya

'Anas Akan Beri Kejutan Baru'

KPU 'Enggak Ngurusin' Plt Partai Demokrat