Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Anggota DPRD Dituding Serakah

Kamis, 28 Februari 2013, 23:27 WIB
Komentar : 0
Antara
Anggota DPRD (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat birokrasi Universitas Indonesia (UI), Irfan Ridwan Maksum, mengaku prihatin dengan banyaknya anggota DPRD yang terjerat kasus hukum. Menurutnya, itu bisa saja bersifat institusional dan noninstitusional. 

Yang institusional, katanya, karena sistem keuangan negara dan pemerintahan daerah kurang dipahami oleh anggota dewan.

Parahnya, tuding Irfan, mereka seringkali tidak memahami bahwa otonomi daerah itu isinya tanggung jawab mengatur dan mengurus anggaran. "Mereka lebih suka mengurus uangnya saja," kata Irfan, Kamis (28/2).

Dia melanjutkan, kalau masalahnya noninstitusional, bisa jadi sistem politik belum direformasi dengan baik. Sehingga banyak anggota dewan terjebak melakukan pelanggaran hukum, khususnya korupsi. 

Sistem pencegahan dalam pengelolaan anggaran, kata Irfan, sangat mungkin tidak mampu mengeliminasi sifat serakah manusia yang hanya mau mengeruk uang negara demi kepentingan pribadi. Sementara kerja untuk rakyat tidak pernah dijalankan. 

"Sistem sosial juga menyuburkan praktik korupsi, seperti budaya upeti dan patron client," katanya. 

Reporter : Erik Purnama Putra
Redaktur : Mansyur Faqih
1.720 reads
Barang siapa yang mentaatiku berarti ia telah mentaati Allah, dan barang siapa yang mendurhakai perintahku, maka berarti ia telah mendurhakai Allah. Barang siapa yang mematuhi pemimpin berarti ia telah mematuhiku dan barang siapa yang mendurhakai pemimpin berarti ia telah mendurhakaiku(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

Berita Lainnya

Kinerja Pemerintah SBY Pengaruhi Elektabilitas Demokrat?

Pengamat: Parpol Rawat Konstituennya Hanya Jelang Pemilu

PKB Buka Pendaftaran Caleg