Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Hary Bantah Ajak Anas Masuk Perindo

Kamis, 28 Februari 2013, 15:37 WIB
Komentar : 0
Antara/Fanny Octavianus
Hary Tanoesoedibjo

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Dewan Pertimbangan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Hary Tanoesoedibjo, membantah kabar yang menyebut dirinya mengajak Anas Urbaningrum bergabung ke Ormas besutannya, Perindo.

Bagi Hary setiap anggota Perindo bergabung dengan motif sukarela bukan paksaan. “Itu rumor. Tidak benar Mas Anas saya ajak masuk Perindo,” kata Hary kepada wartawan di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta (28/2).

Hary menyatakan kunjungan dia ke kediaman Anas di Duren Sawit, Jakarta Timur beberapa waktu murni dalam kapasitas sebagai sahabat. Dia menolak jika kunjungan itu disebut memiliki tendensi politik. “Saya datang ke Mas Anas sebagai sahabat untuk memberi dukungan moral,” ujarnya.

Hary merasa tak ada yang perlu dibesar-besarkan dari kunjungan dia ke kediaman Anas. Menurutnya kunjungan itu merupakan hal yang wajar. Sejatinya, seorang sahabat tidak akan meninggalkan sahabatnya yang terkena musibah. “Kalau ada sahabat yang jatuh, apa kita akan menjauhi dia?” kata Hary.

Reporter : M Akbar Wijaya
Redaktur : Dewi Mardiani
8.131 reads
Apabila seseorang mengafirkan temannya, maka ucapan (yang mengafirkan) itu benar-benar kembali kepada salah seorang di antara keduanya (yang mengatakan atau yang dikatakan). ( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

Berita Lainnya

Marzuki Alie Tidak Terima Demokrat Disebut Partainya Koruptor

Marzuki Alie Kasih Saran Anas

Marzuki: PD Belum Akan Gelar KLB