Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

'Mas Ibas Mundur Itu Keputusan Tepat'

Kamis, 14 Februari 2013, 21:45 WIB
Komentar : 0
Sekjen Partai Demokrat, Edhie baskoro Yudhoyono alias Ibas

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Melani Suharli menilai tepat keputusan Sekjen Edhie Baskoro--yang akrab dengan sapaan Ibas--mundur sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat untuk konsentrasi mengurus partai.

"Mas Ibas mundur itu keputusan tepat, apalagi untuk konsentrasi mengurus partai. Sekjen itu motor pengerak partai, jadi sudah tepat," kata anggota Dewan Pertimbangan DPP PD Melani Leimena Suharli di sela pembukaan TOT Empat Pilar Negara bagi para dosen perguruan tinggi swasta se-DKI Jakarta, Kamis (14/2) malam.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Edhie Baskoro menyatakan mengundurkan diri untuk lebih berkonsentrasi sebagai sekjen.

Lebih lanjut Melani mundurnya Ibas akan memberikan dampak positif bagi perbaikan citra partai. Melani mengakui saat ini Partai Demokrat mengalami persoalan yang pelik.

"Memang tepat Ibas mundur meskipun sebaiknya memang sejak dahulu mundur ketika menjadi sekjen," kata Melani.

Melani menjelaskan bahwa badai Nazarudin yang menghantam Partai Demokrat telah membuat panik seperti itu. Apalagi ditambah berbagai hasil survei yang menyatakan elektabilitas terus turun membuat semuanya harus lebih serius bekerja.

Melani menegaskan bahwa Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat SBY telah menginstruksikan semua kader untuk melakukan konsolidasi lebih kuat.

"Kami diwajibkan terus membina konstituennya," kata Melani. Terkait dengan posisi Ketua Umum DPP PD Anas Urbaningrum, Melani menegaskan bahwa selama tidak dinyatakan sebagai tersangka maka masih tetap sebagai ketum.

Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Sumber : Antara
1.338 reads
Hadis riwayat Abu Musa ra., ia berkata: Aku pernah bertanya: Wahai Rasulullah, Islam manakah yang paling utama? Rasulullah saw. bersabda: Orang yang kaum muslimin selamat dari lisan dan tangannya. (HR Muslim)
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...