Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Hari Ini, Presiden Panggil Menteri Pertanian

Rabu, 13 Februari 2013, 08:35 WIB
Komentar : 0
Haji Abror Rizki/Rumgapres
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan hari ini akan memanggil Menteri Pertanian, Suswono. Berdasarkan informasi dari Biro Pers Istana, rencananya, pemanggilan akan dilakukan Rabu (13/2) pukul 11.00 di Kantor Presiden.

Pemanggilan Mentan ini sudah diungkap oleh Presiden SBY ketika ia sedang melakukan kunjungan kerja ke empat negara pekan lalu. Di Arab Saudi, ia memberikan pernyataan tentang isu dugaan suap impor daging yang disebut melibatkan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq dan Mentan yang juga merupakan kader PKS.

Kala itu, SBY menegaskan akan memanggil Mentan menanyakan dugaan keterkaitannya dalam kasus impor daging segera setelah kembali ke tanah air.

"Saya akan tanyakan secara lisan untuk memperoleh jawaban sejujurnya, kemudian juga saya akan minta jawaban tertulisnya," kata SBY pekan.

Pemanggilan terhadap menteri kabinet tersebut bukan hal baru. Sebab, ketika adanya kasus Hambalang, SBY pun meminta keterangan langsung dari Menpora saat itu yakni Andi Mallarangeng.

"Penjelasan lisan dan tertulis itu akan jadi pegangan saya apakah keterangan yang disampaikan sama dengan yang disampaikan kepada penegak hukum," jelas Presiden SBY.

Presiden menegaskan, mekanisme akan bekerja di kabinetnya. Yaitu dipanggil, minta penjelasan lisan dan tertulis. Selebihnya, Presiden akan menyerahkan semua prosesnya ke KPK.



Reporter : esthi maharani
Redaktur : Damanhuri Zuhri
3.316 reads
Dan dirikanlah shalat dan tunaikan zakat. Dan apa-apa yang kamu usahakan dari kebaikan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahalanya pada sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan. (QS.Al-Baqarah [2]:110)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda