Selasa, 7 Zulqaidah 1435 / 02 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Presiden PKS Jadi Tersangka akan Picu Konflik Internal

Kamis, 31 Januari 2013, 10:13 WIB
Komentar : 0
Aditya Pradana Putra/Republika
Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq
Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penetapan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq sebagai tersangka dipastikan akan memicu konflik internal. Yaitu, antara kubu yang ingin melindungi Luthfi dan yang ingin hukum ditegakan. 

Pengamat politik UGM, Arie Sudjito melihat, kasus ini pada akhirnya akan memengaruhi stabilitas partai Islam terbesar tersebut. Termasuk elektabilitasnya di mata masyarakat.

Meski pun ia memandang, hal tersebut sebagai biaya yang harus dibayar parpol terhadap rakyat. Karena selama ini partai tidak pernah mendengarkan kritik dari rakyat tentang korupsi. 

"Partai tidak takut sama rakyat, mereka takutnya cuma sama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)," ujarnya ketika dihubungi, Kamis (31/1).

Solusinya, kata dia, PKS harus menjadikan kasus ini sebagai ajang untuk segera melakukan pembenahan diri. Termasuk mulai melakukan transparansi pengelolaan keuangan partai. 

"Istilah mahar politik yang selama ini lekat dengan PKS juga harus dihilangkan dengan sikap transparan kepada publik," jelas dia.

Reporter : Ira Sasmita
Redaktur : Mansyur Faqih
Allah melaknat orang yang menyuap dan orang yang menerima suap(HR Muslim )
FOTO TERKAIT:
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar