Rabu, 7 Zulhijjah 1435 / 01 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Golkar dan PAN Kembali Berkoalisi di Pilgub Sumsel?

Sabtu, 27 Oktober 2012, 16:39 WIB
Komentar : 1
Antara/Andika Wahyu
Alex Noerdin
Alex Noerdin

REPUBLIKA.CO.ID,PALEMBANG--Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin, Sabtu (27/10) mendatangi kantor DPW PAN Sumatera Selatan di Jl Angkatan 45. Alex yang datang bersama Wakil Ketua DPD Partai Golkar Sumsel Nasrun Madang dan pengurus lainnya, mengembalikan formulir pendaftaran calon gubernur dari partai berlambang matahari tersebut.

Kedatangan Alex Noerdin diterima Sekretaris DPW PAN Sumsel Supadmi Kohar dan pengurus lainnya, diantaranya Wakil Ketua Abdul Aziz Kemis. Tanpa di dahului sambutan, calon gubernur Sumsel tersebut langsung menyerahkan berkas pendaftaran yang sudah disiapkan.

Kepada pengurus DPW PAN Sumsel Alex Noerdin mengajak untuk kembali berkoalisi bersama Partai Golkar seperti pada saat pemilihan Gubernur Sumsel 2008 – 2013.  “Kemenangan pemilihan gubernur yang lalu karena PAN turun habisan-habisan, benar-benar berjuang, dan akhirnya menang.

“Ini sejarah yang tidak dapat dilupakan. Alangkah baiknya jika kita bersama-sama, niat kita baik membangun Sumatera Selatan,” katanya. Alex Noerdin yang kini masih menjabat  Gubernur Sumsel dan menjadi calon incumbent pada pemilihan 2013 – 2018.

Sekretaris DPW PAN SupadmiKohar menjelaskan, pendaftaran calon gubernur dan calon wakil gubernur Sumsel oleh DPW PAN Sumsel sebenarnya sudah ditutup. “Namun demi pendaftaran bagi salah satu calon gubernur terbaik Alex Noerdin, DPW PAN memperpanjang masa pendaftaran sampai 3 November 2012,” ujarnya.

Menurut Wakil Ketua DPW PAN Abdul Aziz Kemis, sampai 27 Oktober sudah ada enam calon yang mendaftar. “Empat orang mendaftar calon gubernur, yaitu Alex Noerdin, Ishak Mekki, Hafiz Tohir dan Herman Deru. Dua orang mendaftar calon wakil gubernur yaitu Maphilinda dan Hafiz Tohir,” katanya.

Reporter : maspriel aries
Redaktur : Taufik Rachman
Sesungguhnya seorang pemimpin itu merupakan perisai, rakyat akan berperang di belakang serta berlindung dengannya. Bila ia memerintah untuk takwa kepada Allah azza wa jalla serta bertindak adil, maka ia akan memperoleh pahala. Namun bila ia memerintah dengan selainnya, maka ia akan mendapatkan akibatnya.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Menyulap Lubang Galian Menjadi Danau
TUBAN -- Dalam melestarikan lingkungan, galian tambang yang dilakukan oleh PT Semen Gresik (Persero) Tbk dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. Lubang-lubang bekas galian tersebut...