Monday, 10 Rajab 1434 / 20 May 2013
find us on : 
  Login |  Register

Kaderisasi dan Pendidikan Politik, Persoalan Pelik Parpol

Friday, 14 September 2012, 19:54 WIB
Komentar : 0
Dok. Setjen DPR
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Ganjar Pranowo, dalam kunjungan di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Ganjar Pranowo, dalam kunjungan di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA - Wakil Ketua Komisi II DPR RI Ganjar Pranowo mengatakan partai politik (parpol) saat ini menghadapi berbagai persoalan pelik. Beberapa di antaranya adalah kaderisasi dan pendidikan politik.

"Proses kaderisasi dan pendidikan politik kebanyakan partai politik (parpol) saat ini masih lemah," katanya pada seminar 'Penguatan Kelembagaan Partai Politik Sebagai Pilar Demokrasi' di Yogyakarta, Jumat (14/9).

Menurut dia fenomena kader parpol yang pindah dari satu partai ke partai lain menunjukkan bahwa kaderisasi yang dilakukan parpol belum berhasil menanamkan loyalitas yang kuat.

"Kaderisasi itu menjadi problem besar di parpol. Untuk mengkader dan memberikan pendidikan politik pada anggota juga tidak mudah dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit," tuturnya.



Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : Antara
1.296 reads
Barangsiapa mengobati sedang dia tidak dikenal sebagai ahli pengobatan maka dia bertanggung jawab((HR. Ibnu Majah))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Program Pertukaran Pelajar SMA dan Pesantren di AS
Dua belas siswa SMA dan Pesantren dari Serang dan Bekasi terpilih untuk berlatih basket di Amerika. Mereka mengikuti program pertukaran budaya ...