Sunday, 30 Jumadil Akhir 1436 / 19 April 2015
find us on : 
  Login |  Register

Kaderisasi dan Pendidikan Politik, Persoalan Pelik Parpol

Friday, 14 September 2012, 19:54 WIB
Komentar : 0
Dok. Setjen DPR
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Ganjar Pranowo, dalam kunjungan di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Ganjar Pranowo, dalam kunjungan di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA - Wakil Ketua Komisi II DPR RI Ganjar Pranowo mengatakan partai politik (parpol) saat ini menghadapi berbagai persoalan pelik. Beberapa di antaranya adalah kaderisasi dan pendidikan politik.

"Proses kaderisasi dan pendidikan politik kebanyakan partai politik (parpol) saat ini masih lemah," katanya pada seminar 'Penguatan Kelembagaan Partai Politik Sebagai Pilar Demokrasi' di Yogyakarta, Jumat (14/9).

Menurut dia fenomena kader parpol yang pindah dari satu partai ke partai lain menunjukkan bahwa kaderisasi yang dilakukan parpol belum berhasil menanamkan loyalitas yang kuat.

"Kaderisasi itu menjadi problem besar di parpol. Untuk mengkader dan memberikan pendidikan politik pada anggota juga tidak mudah dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit," tuturnya.



Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : Antara
Mereka bertanya, "Ya Rasulullah, apakah kami berobat?" Beliau menjawab, "Ya, wahai hamba-hamba Allah. Sesungguhnya Allah meletakkan penyakit dan diletakkan pula penyembuhannya, kecuali satu penyakit yaitu penyakit ketuaan (pikun)".((HR. Ashabussunnah))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Eksekusi Mati TKI, DPD: Indonesia Kecolongan
JAKARTA -- Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI menilai Indonesia kecolongan dalam kasus eksekusi mati tenaga kerja Indonesia (TKI) di Arab Sudi. Anggota DPD...