Sabtu, 28 Safar 1436 / 20 Desember 2014
find us on : 
  Login |  Register

Kiat PKS Naikkan Elektabilitas Luthfi Hasan

Selasa, 04 September 2012, 20:00 WIB
Komentar : 0
antara
Presiden PKS Lutfi Hasan Ishaq
Presiden PKS Lutfi Hasan Ishaq

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengeluarkan wacana untuk memajukan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaq sebagai Capres 2014 mendatang.

menilik elektabilitas Luthfi Hasan yang masih rendah, anggota Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid memiliki kiat agar Lutfhi Hasan dapat lebih dikenal masyarakat.

PKS akan berusaha mendongkrak popularitas Lutfi dengan cara menghadirkan Lutfi di forum-forum publik. Selain itu PKS juga akan mengefektifkan mesin-mesin partai di tingkat hingga akar rumput. "Saya yakin pada saatnya elektabilitas Pak Lutfi akan meningkat," kata Hidayat.

Pencalonan Lutfi sebagai Capres PKS menurut Hidayat akan diumumkan dalam waktu dekat, sebelum 2013. "Majelis Syuro akan mengumumkan sebelum tahun 2013," ujarnya.

Sementara itu terkait adanya kabar dukungkan dari DPD PKS Jombang kepada Sekjen PKS, Anis Matta untuk maju sebagai Capres di Pemilu Presiden 2014, Hidayat menyatakan dukungan itu tidak akan memberi pengaruh apa-apa bila nanti Majelis Syuro PKS sudah menetapkan Lutfi sebagai Capres.

"Seluruh kader PKS akan patuh pada putusan Majelis Syuro, termasuk Pak Anis Matta. Saya pribadi mendukung Pak Lutfi sebagai Capres," katanya.

Reporter : M Akbar Wijaya
Redaktur : Hafidz Muftisany
Allah melaknat orang yang menyuap dan orang yang menerima suap(HR Muslim )
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Gerakan Kelompok Ekstrimis, Din: Lawan dengan Ideologi
JAKARTA -- Menghadapi kelompok ekstrimis tak cukup dengan saling mengecam. Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, Din Syamsudin menjelaskan harus ada tanding ideologi. Ia...