Tuesday, 7 Zulqaidah 1435 / 02 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Elektabilitas JK Tinggi, Golkar Ngotot Usung Ical

Friday, 10 August 2012, 10:18 WIB
Komentar : 0
Republika/Edwin Dwi Putranto
JK-Ical
JK-Ical

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Dalam hasil survei nasional Center for Startegic and Internasional Studies (CSIS) menunjukkan elektabilitas Jusuf Kalla (JK) sebagai Capres 2014 lebih tinggi dari Abu Rizal Bakrie (Ical).

Meski begitu, Partai Golkar(PG) akan tetap mencalonkan Ical sebagai Capres pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 mendatang.

Sebab, keputusan tersebut telah diambil dalam Rapimnas Golkar,"Itu keputusan Rapimnas. Golkar sudah berada pada posisi point of no return,"ujar Ketua DPP Golkar Hadjrianto Y Thohari pada Republika, Jumat (10/8).

Terlebih hasil survey CSIS menurutnya juga menunjukkan bahwa, jarak suara elektabilitas antara JK dan Ical tidak terlalu jauh. Di mana, JK mendapat peringkat ketiga dan Ical keempat.

"Dukungan pada Pak JK di peringkat tiga kok. Jadi Pak JK dan Pak Ical di peringkat tiga dan empat dengan selisih tipis saja," tambah Hadjrianto.

Sebelumnya, hasil survey nasional CSIS menyebutkan bahwa Prabowo mendapat dukungan dengan elektabilitas paling tinggi untuk menjadi Capres 2014 sebesar 14,5 persen diikuti oleh Megawati sebesar 14,4 persen, JK 11,1 persen, Ical 8,9 persen dan Wiranto sebesar 4,1 persen.

Reporter : Aghia Khumaesi
Redaktur : Hafidz Muftisany
Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta, benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan.(QS At Taubah ( 9:20))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Snapchat Siap Saingi Facebook dan Twitter
WASHINGTON DC -- Setelah Facebook dan Twitter terbukti bisa memanfaatkan penggunanya untuk meraup pemasukan iklan, giliran Snapchat dilirik investor. Snapchat bahkan divaluasi tiga...