Jumat, 4 Sya'ban 1439 / 20 April 2018

Jumat, 4 Sya'ban 1439 / 20 April 2018

Pemilu 2014: Demokrat Melorot, Golkar Jawara

Rabu 08 Agustus 2012 13:37 WIB

Rep: Erdy Nasrul/ Red: Hafidz Muftisany

Logo dan lambang partai politik di Indonesia.

Logo dan lambang partai politik di Indonesia.

Foto: sekilasindonesia.com

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Lembaga Survei Trust Indonesia (LSTI) mengeluarkan survei elektabilitas partai di pemilihan umum (pemilu) 2014. Dalam hasil surveinya Partai Golkar meyodok di posisi pertama dengan 13,5 persen suara.

Kemudian disusul Demokrat 11,6 persen, urutan ketiga PDIP dipilih 9,7 persen responden. Pada urutan ke 4 diraih PKB dengan mendapat 6,2 persen suara, disusul Gerindra 5,2 persen, Nasdem 4,9 persen, PKS 4,1 persen, PPP 3,4 persen, PAN 3,2 persen, dan Partai Hanura yang hanya mendapatkan 1,7 persen.

”Survei dilaksanakan dengan melaksanakan kuesioner dan wawancara. Penelitian direncanakan menggunakan margin of sampling error sebasar kurang lebih 2,5 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen,” jelas Direktur Lembaga Survei Trust Indonesia (LSTI), Zudan Rosyidi, saat dihubungi, Rabu (8/8).

 

”Kalau Pemilu dilaksanakan hari ini, maka PPP, PAN dan Hanura tidak akan lolos parliementary treshold nasional yang ditetapkan 3,5 persen. Sebab PPP hanya mendapatkan 3,4 persen suara, PAN hanya mendapat 3,2 persen, dan Hanura paling kecil hanya mendapatkan 1,7 persen suara. Sedangkan PKB masuk ke urutan keempat dengan 6,2 persen, Gerindra urutan kelima dengan 5,2 persen disusul Nasdem diurutan keenam dengan raihan suara 4,9 persen,” jelas Zudan.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES