Jumat, 24 Zulqaidah 1435 / 19 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Menhan Sindir Pembahasan RUU Kamnas Politis

Kamis, 02 Agustus 2012, 20:22 WIB
Komentar : 0
republika.co.id
Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro
Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pertahanan (Menhan) Purnomo Yusgiantoro menganggap, pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Keamanan Nasional (Kamnas) yang kini tengah digodok parlemen bersifat politis. Dalam pernyataan tersebut, dia mencontohkan RUU itu dapat berubah menjadi 300 derajat.

"Kalau pembahasannya di DPR, itu sangat politis. Hasilnya bisa berbeda banget," ujarnya saat ditemui usai melakukan silturahmi bersama pemimpin redaksi (Pemred) media massa di kantornya, Kamis (2/8).

Hingga saat ini, pihaknya mengaku belum mendapatkan hasil pembahasan yang dilakukan oleh parlemen. Saat ini, kata Menhan, pihaknya hanya baru melakukan pembicaraan dan kesepakatan bahwa RUU Kamnas akan tetap dibahas setelah reses anggota DPR selesai.

Menurut dia, pembahasan RUU Kamnas nantinya akan semakin mudah. Sebab, rancangan perundang-undangan sebelumnya, seperti UU PKS dan Intel telah rampung. Selain itu juga karena pembahasan RUU Kamnas hanya akan masuk dalam substansi.

Reporter : Ahmad Reza Safitri
Redaktur : Dewi Mardiani
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?((QS Ar Rahman))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Gadai SK, Jadi Cerminan Masalah RUU Pilkada?
 MAKASSAR -- Belakangan ini banyak anggota DPRD terpilih yang menggadaikan SK. Terkaiy hal tersebut pakar komunikasi politik Effendi Gazali menilai itu sebuah hal...