Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Tim Foke-Nara Tuding Tim Jokowi-Ahok Lakukan Politik Uang

Sabtu, 14 Juli 2012, 20:17 WIB
Komentar : 10
Jokowi vs Foke

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penghitungan suara dari Pemilukada DKI Jakarta pada 11 Juli lalu belumlah usai, tapi tim Fauzi Bowo (Foke) dan Nacrowi Ramli (Nara) sudah menyerang tim lawan.

Money Politic, adalah isu yang diandalkan oleh tim Foke-Nara untuk menjatuhkan calon lawannya di putaran kedua nanti. Pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Thajaja Purnama (Ahok) ditudingnya melakukan aksi bagi-bagi uang.

Sekertaris tim advokasi Foke-Nara Dasril Affandi dalam jumpa pers di Foke-Nara Media Center pada Sabtu (14/7) siang mengatakan memiliki saksi dan bukti terkait hal ini. Ia kemudian memanggil Mahruri, Ketua RW 07, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, sebagai saksi laporan politik uang itu.

Bersama saksi lainnya Yan Awalessy dari kubu sendiri yang berada di lapangan, ceritapun disampaikan pada Sabtu (14/7) siang itu. Yan mengaku sudah mencium aksi money politics ini sejak lama, akhirnya ia menemukan saksi, yaitu Mahruri.

Disebutkan Yan, seseorang bernama Arif warga setempat yang diduga sebagai koordinator lapangan (Korlap) membagikan baju pada warga. Dalam baju kotak-kotak itu dikatakan Yan, Mahruri menyampaikan ada uang yang diselipkan, nominalnya Rp 50 ribu sampai Rp 75 ribu.

Tapi uniknya, Mahruri mengaku tidak punya bukti jika di dalam baju tersebut terdapat uang yang diselipkan. Bahkan ia berujar bahwa dirinya hanya mendengar selentingan dari dua orang warga yang menerima baju tersebut.

Namun ia bergeming dan menolak dikatakan asal bicara, ia dengan yakin mengucapkan “Saya yakin pasti ada uangnya, masa kampanye Pemilukada tidak ada uangnya, tidak mungkin,” begitulah kalimat yang ia sampaikan pada jumpa pers itu.

Bukan hanya tak melihat malah mengatakan tidak tahu bahwa Arif adalah seorang Korlap kampanyae Jokowi-Ahok. Ia berujar hanya diperlihatkan sebuah foto oleh Yan. Kemudian Yan bertanya, apakah Mahruri pernah melihat orang didalam foto tersebut berkeliaran, Mahruri kemudian menjawab singkat,  “ada”.

Tapi dengan kepercayaan tingggi, seperti yang dikatakan oleh Dasril, pihaknya telah membawa kasus ini ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu). Dengan saksi tersebut bahkan Dasril mengatakan akan membawa hal ini ke kepolisian.

Reporter : Gilang Akbar Prambadi
Redaktur : Heri Ruslan
3.819 reads
Rasulullah SAW melarang membunuh hewan dengan mengurungnya dan membiarkannya mati karena lapar dan haus.((HR. Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  Fery FBI Selasa, 17 Juli 2012, 09:31
Garong+Rampok menggonggong kafilah berlalu.... Malu malu donk, malu donk, Kumis ketauan bohong...
  siska Senin, 16 Juli 2012, 14:18
makanya harus perhatikan jam anak sekolah anak sekolah jangan di korbankan masuk sekolanya terlampau pagi sementara pegawai dki datang siang dasar foke jelek sudah dibilangin jakarta tdk perlu pemimpin berkumis berantakan kumuh miskin
  Ken the Kennedy Minggu, 15 Juli 2012, 14:43
GA SALAH TUH!!!!!
ga salah lagi kalau yang KALAH pasti akan bilang kaya gitu!
Buat Bang Jo dan bang Ahok, pasti sudah paham akan kondisi seperti itu.
Buat Bang Foke(r) dan Bang (m)Nara(h) ga usah cari alesan, terima kekalahan kalian ya.
pleaseeeeeeeee.......
  bolenk Minggu, 15 Juli 2012, 13:04
dasar kumis beracun...
  Master Peace Minggu, 15 Juli 2012, 07:43
Anjing menggonggong kafilah berlalu........Black Campaign.......
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...