Selasa, 3 Safar 1436 / 25 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Gerindra Pertimbangkan Usung Prabowo-JK

Rabu, 04 Juli 2012, 19:57 WIB
Komentar : 4
Republika / Tahta Aidilla
Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto
Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Gerindra akan mempertimbangan memasangkan Prabowo Subianto dan Jusuf Kalla untuk diusung sebagai pasangan calon presiden dan calon wakil presiden pada pemilu presiden 2014.

"Pertimbangan tersebut didasarkan sejumlah pertimbangan antara lain hasil survei dari sejumlah lembaga survei yang menyimpulkan tingkat elektabilitas keduanya sangat tinggi," kata Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Martin Hutabarat, ketika dihubungi melalui telepon selulernya, Rabu.

Prabowo Subianto adalah Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra dan mantan Pangkostrad, sedangkan Jusuf Kalla adalah mantan Wakil Presiden RI dan mantan Ketua Umum Partai Golkar. Martin menjelaskan, pertimbangan lainnya adalah kapasitas, pengalaman, dan ketokohan dari unsur Jawa dan luar Jawa serta militer dan sipil yang merupakan kombinasi yang baik.

Menurut dia, berdasarkan hasil survei dari sejumlah lembaga survei independen jika Prabowo dan Jusuf Kalla yang sama-sama memiliki elektabilitas tinggi dipasangkan sebagai pasangan calon presiden dan calon wakil presiden maka berpeluang besar untuk memenangkan pemilu presiden 2014.

"Ini merupakan wacana publik yang baik meskipun penyelenggaraan pemilu presiden masih dua tahun lagi," katanya.

Anggota Komisi III DPR RI ini menambahkan, pasangan Prabowo Subianto dan Jusuf Kalla merupakan pasangan yang cocok dan diharapkan masyarakat Indonesia untuk memimpin pada periode berikutnya yakni figur yang berani dan tegas.

Selama dua tahun ke depan, kata dia, Partai Gerindra akan terus memonitor peningkatan elektabilitas kedua tokoh tersebut.

Redaktur : Hazliansyah
Sumber : Antara
Allah melaknat orang yang menyuap dan orang yang menerima suap(HR Muslim )
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Baru 10 Persen Tergarap, Wisata Lombok Masih Kalah Dari Bali
JAKARTA -- Lombok memang sudah menjadi destinasi wisata tersohor di Indonesia. Akan tetapi Lombok masih kalah tenar dengan tempat wisata yang ada di...