Minggu, 9 Jumadil Akhir 1436 / 29 Maret 2015
find us on : 
  Login |  Register

Golkar Kecewa dengan Zulkarnain

Selasa, 03 Juli 2012, 19:11 WIB
Komentar : 1
tahta adila/republika
Anggota DPR Zulkarnain
Anggota DPR Zulkarnain

JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Nurul Arifin tak bisa menyembunyikan kekecewaannya terhadap kader Golkar, Zulkarnain Djabbar. "Dia (Zulkarnai Djabbar) itu brengsek," kata Nurul Arifin kepada wartawan, Selasa (3/7), di gedung DPR-RI, Jakarta.

Nurul punya alasan untuk kecewa. Pasalnya, penetapan tersangka Zulkarnain oleh KPK dalam kasus proyek pengadaan Alquran Kementrian Agama 2011-2012, bertepatan dengan momentum pendeklarasian Aburizal Bakrie yang Ketua Umum Partai Golkar sebagai presiden. Menurut Nurul, pendeklarasian Ical sebagai Capres di 2014 merupakan momentum sakral bagi Partai Golkar. "Kami prihatin. Sakit hati. Marah," kata Nurul.

Menurut Nurul permintaan maaf Zulkarnain kepada Partai Golkar melalui media massa belumlah cukup. Zulkarnain, kata Nurul, harus mengundurkan diri sementara waktu sampai kasus hukumnya mendapat kejelasan dari KPK. Partai Golkar sendiri, menurut Nurul sudah membentuk tim khusus untuk mengetahui siapa saja orang yang terlibat dalam kasus pengadaan proyek Alquran bernilai puluhan miliar itu.

Reporter : m akbar wijaya
Redaktur : M Irwan Ariefyanto
Para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasanya ketika saling berjumpa di hari Ied mereka mengucapkan: Taqabbalallahu Minna Wa Minka (Semoga Allah menerima amal ibadah saya dan amal ibadah Anda)(HR Imam Ahmad dalam Al Mughni (3/294))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
AS dan Arab Saudi Menyikapi Krisis Yaman
WASHINGTON DC -- Setelah sempat mengancam milisi Houthi yang menguasai sekitar separuh Yaman, Arab Saudi akhirnya melancarkan serangan udara terhadap kelompok pemberontak Syiah...