Sunday, 1 Safar 1436 / 23 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Anas: Jika Kader Bekerja Keras, Tentu Ada Keajaiban

Friday, 29 June 2012, 01:33 WIB
Komentar : 1
Tahta Aidilla/Republika
Anas Urbaningrum
Anas Urbaningrum

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  JAKARTA -- Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengingatkan para kadernya untuk terus bekerja keras dan kompak agar Partai Demokrat menjadi partai besar pada 2014.

"Jika seluruh kader Partai Demokrat terus bekerja keras, tentu ada keajaiban. Partai Demokrat akan berjaya kembali pada 2014," kata Anas Urbaningrum ketika memberi tausiah pada peringatan Isra Mi'raj yang diselenggarakan Fraksi Partai Demokrat DPR RI, di Masjid Al Amin, Perumahan DPR RI Kalibata, Jakarta, Kamis (28/6) malam.

Hadir pada kegiatan tersebut Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Nurhayati Ali Assegaf, Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPR RI Saan Mustopa, serta Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat DPR RI Umar Arsal dan Bahrum Daido.

Hadir juga istri-istri anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat DPR RI yang tinggal di perumahan tersebut.
Dalam tausiahnya, Anas Urbaningrum menjelaskan, dalam berpolitik sering terjadi keajaiban. Partai Demokrat mengalami keajaiban pada 2004 dan 2009.

Jika seluruh kader Partai Demokrat terus bekerja keras, menurut dia, tentu ada keajaiban yakni akan berjaya kembali pada 2014.

Pada kesempatan tersebut Anas menjelaskan, kegiatan pengajian seperti memperingati Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW ini adalah kegiatan positif yang hendaknya bisa dilakukan secara rutin.

"Kegiatan pengajian seperti ini sangat baik jika bisa dilaksanakan secara rutin bergilir dari rumah ke rumah rekan-rekan. Rumah saya juga selalu terbuka jika akan diselenggarakan pengajian," katanya.

Menurut dia, pengajian seperti ini dapat membangkitkan semangat spritual khususnya bagi kader Partai Demokrat yang sejalan dengan platformnya sebagai partai nasionalis relijius.

Pada kesempatan tersebut, mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI ini juga menjabarkan makna Isra Mi'raj, di antaranya adalah menghadirkan perintah sholat kepada umat Islam.

"Dengan mendirikan sholat akan mengokohkan kepribadian kita, demikian juga dalam berpolitik akan mengokoh kemampuan politik," katanya.

Anas menambahkan, keyakinan dalam beragama akan menumbuhkan iman, sedangkan tekad dalam berpolitik akan menumbuhkan optimisme.

Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Nurhayati Ali Assegaf berharap, pengajian ini akan berjalan secara rutin.

Redaktur : Heri Ruslan
Sumber : antara
Sesungguhnya seorang pemimpin itu merupakan perisai, rakyat akan berperang di belakang serta berlindung dengannya. Bila ia memerintah untuk takwa kepada Allah azza wa jalla serta bertindak adil, maka ia akan memperoleh pahala. Namun bila ia memerintah dengan selainnya, maka ia akan mendapatkan akibatnya.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Keren, Ada Aplikasi untuk Mengatur Usaha Kecil Anda
NEW YORK -- Baru-baru ini, jaringan kedai kopi Starbucks mengklaim unggul dalam pembayaran lewat aplikasi ponsel dengan 7 juta transaksi seminggu. Tetapi UKM...