Minggu, 26 Zulqaidah 1435 / 21 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Tifatul Sembiring Luncurkan Biografi

Sabtu, 07 April 2012, 10:32 WIB
Komentar : 0
Republika/Aditya
Tifatul Sembiring
Tifatul Sembiring

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Menginjak usia 50 tahun, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring meluncurkan Biografi berjudul Sepanjang Jalan Dakwah. Buku ini ditulis oleh Usamah Hisyam dan peluncuran diadakan di Auditorium 001, Gedung Indosat lantai 4, Jalan Medan Merdeka Barat 21, Jakarta.


Buku setebal 623 halaman ini mengupas lengkap perjalanan perjuangan Tifatul Sembiring semasa hidupnya hingga ia dipercaya memangku jabatan sebagai salah satu menteri di dalam Kabinet Indonesia Bersatu jilid II.

Dalam acara ini, juga hadir beberapa tokoh nasional seperti mantan menteri pertanian Anton Apriyantono, calon wakil gubernur DKI Jakarta Didik J. Rachbini dan Anggota DPRD DKI Jakarta Igo Ilham.

Menurut Didik J Rachbini, buku ini menceritakan kisah perjuangan dakwah Tifatul dan kiprahnya.  Ia dipandang sebagai sosok yang benar-benar memulai karirnya dari bawah hingga menjadi menjadi presiden PKS dan kemudian menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika

"Pak Tifatul memegang peranan penting dalam pemerintahan sebagai seorang menteri di bidang tieknologi, karena teknologi bisa diibaratkan sebagai alat dapat merusak jika berada di tangan yang salah atau justru bermanfaat jika dipergunakan dengan baik," tambah Didik.

Usamah juga mengaku bahwa peluncuran buku ini merupakan sebuah keterlambatan, dan tidak ada maksud untuk menyangkutpautkan dengan situasi politik yang sedang mendera partai PKS usai aksi "walk-out" yang dilakukan dalam rapat paripuran di gedung DPR mengenai rencana kenaikan BBM tanggal 1 April 2012.

"Awalnya buku ini akan diterbitkan bertepatan dengan hari ulang tahun Tifatul Sembiring pada tanggal 28 September 2011, sehingga tidak ada hubungannya dengan masalah BBM," ujar Usamah.

Reporter : Muhammad Iqbal/Antara
Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
Sesungguhnya Allah SWT mengampuni beberapa kesalahan umatku yang disebabkan karena keliru, karena lupa, dan karena dipaksa (HR Ibnu Majah, Baihaqi, dan lain-lain)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Gadai SK, Jadi Cerminan Masalah RUU Pilkada?
 MAKASSAR -- Belakangan ini banyak anggota DPRD terpilih yang menggadaikan SK. Terkaiy hal tersebut pakar komunikasi politik Effendi Gazali menilai itu sebuah hal...