Keterwakilan Perempuan dalam Politik Masih Rendah

Kamis, 09 Pebruari 2012, 17:04 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jumlah perempuan Indonesia mencapai 118.010.413 berdasarkan sensus penduduk 2012 Biro Pusat Statistik (BPS). Namun demikian, keterwakilan wanita di parlemen dirasa masih sangat rendah yakni hanya sebanyak 18 persen saja.

Wakil Ketua Komnas Perempuan, Masruchah, mengatakan kondisi ideal seharusnya mencapai rasio yang sama dengan jumlah penduduk. “Yang menduduki parlemen hanya mencapai 103 dari 560 orang anggota DPR,” ujar Masruchah saat acara 'Mendorong Peningkatan Keterwakilan Perempuan di Parlemen dalam Perubahan atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2008’, di Kantor Komnas Perempuan, Jakarta, Kamis (9/2).

Tak hanya itu. Sebagian besar yang menjadi pengurus partai politik adalah laki-laki. Perempuan, ungkap dia, biasanya hanya menduduki jabatan yang bukan posisi kunci dan belum tentu berwawasan gender pula.

Persentase kerterwakilan perempuan di parlemen memang mengalami peningkatan menjadi 18 persen pada Pemilu 2009. Namun demikian, Masruchah menilai masyarakat masih mempunyai pandangan yang tidak mementingkan perempuan. “Karena itu, perempuan semakin terpinggirkan,” tegasnya.

Redaktur: Didi Purwadi
Reporter: Ahmad Reza Safitri
Sha'ab bin Jatsamah pernah menghadiahkan seekor keledai liar kepada Rasulullah saw. yang sedang berihram. Kemudian beliau mengembalikannya kepadanya dan bersabda: Kalau saja kami tidak dalam keadaan ihram, maka kami akan terima pemberianmu itu. (HR Muslim)
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...