ICW: Tim Panitia Seleksi KPU dan Bawaslu tak Transparan

Kamis, 09 Pebruari 2012, 13:22 WIB
beritaonline.co.cc
ICW: Tim Panitia Seleksi KPU dan Bawaslu tak Transparan
Logo KPU

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA --  Koordinator Indonesia Coruption Watch (ICW), Danang Widoyoko, menilai Tim Panitia Seleksi tidak transparan dalam proses penjaringan calon anggota KPU dan Bawaslu.

Hasil tahapan seleksi calon anggota KPU dan Bawaslu Pusat memang mendapat kritik dari berbagai kalangan. "Kalau aksesnya terbatas, informasi juga tidak akan lengkap, kami khawatir Tim Pansel akan melahirkan anggota KPU dan Bawaslu yang tidak berkualitas" ujar Danang di Jakarta, Kamis (9/2).

Danang menambahkan, pihaknya juga tidak mendapatkan bahan dasar dan profil lengkap calon anggota.

Hal senada juga diungkapkan Arif Nur Alam, direktur eksekutif Indonesia Budget Content (IBC).  Menurut dia, proses seleksi ini harus dilakukan secara obyektif dan mandiri serta tidak terkooptasi oleh kepentingan manapun. Publik, kata dia,  perlu mengetahui profil  para kandidat.

''Jika mereka akademisi, kami perlu tahu dari institut mana? dan jika mereka anggota ormas, dari ormas mana mereka berasal. Karena itu proses seleksi harus netral. Tidak cukup menempatkan seorang akademisi saja,"  papar Arif.




Redaktur: Heri Ruslan
Reporter: Mg1
Dari Rasulullah saw., (Aisyah memberitahu) tentang tamattu yang dilakukan Rasulullah saw., menunggu waktu haji setelah tahallul dari ihram umrah dan para sahabat juga melakukan haji tamattu bersama beliau.(HR Muslim)
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...