JK: Terlalu Dini Jadi Capres

Selasa, 07 Pebruari 2012, 06:09 WIB
Republika/Tahta Aidilla
JK: Terlalu Dini Jadi Capres
Mantan Wakil Presiden dan Ketua PMI, Jusuf Kalla.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla memberi isyarat untuk maju kembali sebagai calon presiden dalam Pemilihan Presiden 2014, meskipun mengatakan hal itu masih terlalu dini untuk dibicarakan saat ini.

"Kita lihat saja perkembangannya, itu masih lama," kata Jusuf Kalla usai menghadiri peluncuran buku karya Buya Syafii Maarif yang berjudul 'Gilad Atzmon: Catatan Kritikal tentang Palestina dan Masa Depan Zionisme' di Kantor Pengurus Pusat Muhammadiyah, Jakarta, Senin malam.

Namun, Kalla yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) menolak untuk mengomentari lebih jauh terkait persiapannya menjadi kontestan dalam pemilihan presiden (pilpres) mendatang.

"Proses pencalonan itu kan ada jalan tersendiri, ada sistem juga yang harus dilalui yaitu lewat partai politik, sementara saya kan bukan orang pimpinan partai," kata mantan ketua umum Partai Golkar itu.

"Tetapi pastinya yang mencalonkan itu partai, bukan kita yang mencalonkan diri," katanya lagi.

Sebelumnya dalam sebuah acara peresmian kantor PMI di Riau, Jumat (3/2), Kalla mengaku siap dicalonkan kembali jika mendapat dukungan penuh dari masyarakat. "Tapi untuk saat ini saya tidak mau berkomentar soal itu dulu, belum waktunya," katanya saat itu.

Pada Pilpres 2009 lalu, Jusuf Kalla yang berpasangan dengan Wiranto kalah bersaing dengan pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono. Pasangan JK-Wiranto berada di posisi ketiga setelah SBY-Boediono dan Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto.

Pilpres 2009 sendiri sebelumnya diprediksi sebagai akhir karir politik bagi Jusuf Kalla dan Wiranto karena keduanya sudah pernah berlaga dua kali. Berbagai kalangan menilai JK yang akan berusia 72 tahun dan Wiranto 67 tahun pada 2014 nanti sudah terlalu tua untuk berlaga di pilpres.

Redaktur: Djibril Muhammad
Sumber: Antara
Dari Ali Ibnu Abu Thalib Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Sesungguhnya kota Madinah itu tanah haram antara 'Air dan Tsaur." (HR Muslim)
Afdhal, Selasa, 7 Pebruari 2012, 13:29

ok banget tuh klw pak jk pasangan ma pak dahlan. sama-sama cepat, bkln ngebut nich negara. paling tidak mereka alternatif terbaik yang ada saat ini ! tapi menteri agamax ustadz yusuf mansur yaa !

Balas
Wahyu, Selasa, 7 Pebruari 2012, 13:09

Saya dukung bapak, melihat performa bapak selama ini terhadap organisasi yg bapak pimpin.

Balas
kholil nasution, Selasa, 7 Pebruari 2012, 12:34

saya anagat menduku pak JK jadi presiden

mudah2 tercapai biar karena saya sudah melihat
gimana pak JK membuat terobosan2 biar negara ini
lebih maju
amiin

Balas
ramidi, Selasa, 7 Pebruari 2012, 11:08

klo tujuannya baik, pasti ada jalan pak JK, maju terus pantang mundur

Balas
Ayyub Bharta, Selasa, 7 Pebruari 2012, 09:24

Pasangan sama pak Dahlan Iskan ya pak, biar negara ini hilang penyakit lelet dan korupnya, selamat pak...

1 Balasan
Mujitahid, Selasa, 7 Pebruari 2012, 10:21

Amiennnn
Karena kemarin sy pendukung YUSUF KALA

Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...