Puan Gantikan Tjahjo Sebagai Orang No 1 di F-PDIP

Selasa, 24 Januari 2012, 03:16 WIB
beritaekonomi.kiosgeek.com
Puan Gantikan Tjahjo Sebagai Orang No 1 di F-PDIP
Puan Maharani

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA—Banyak yang bilang kalau politik nasional akan memanas di 2012. Pernyataan ini mungkin ada benarnya. Januari belum usai, PDI Perjuangan langsung melakukan gebrakan besar. Tjahjo Kumolo yang telah menjabat sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPR selama sembilan tahun digantikan oleh Puan Maharani, puteri ketua umum partai kepala banteng tersebu, Megawati Soekarnoputri.

Wakil Sekjen PDI Perjuangan, Ahmad Basarah mengatakan, pergantian Ketua Fraksi DPR PDI Perjuangan dari Tjahjo Kumolo ke Puan Maharani merupakan bagian dari proses regenerasi kepemimpinan di tubuh partai. Pertimbangannya, ujar dia, Puan telah melalui proses kaderisasi yang matang.

Menurutnya, keputusan Megawati mempercayakan Puan sebagai ketua fraksi juga merupakan bagian dari proses regenerasi kepemimpinan trah Soekarno. Yaitu, dari Megawati kepada Puan sebagai cucu Proklamator RI tersebut.

"Apakah keputusan beliau menjadikan Puan sebagai ketua fraksi akan berlanjut pada keputusan untuk mendukung Puan sebagai cawapres 2014, sangat tergantung dari keputusan Bu Mega sendiri," katanya ketika dihubungi Republika, Senin (23/1).

Puan, cerita Basarah, sudah dua periode duduk di jabatan Ketua DPP dan proses kaderisasi politik diikuti sejak masih remaja ketika ikut ayah ibunya berjuang melawan rejim orde baru. "Waktu itu Puan aktif mengurus dapur umum dan mengurus para kader partai yang menjadi korban kekerasan aparat keamanan ketika massa PDI Promeg berdemonstrasi," tambah dia.

Begitu pun mengenai pemahamannya akan ideologi Soekarno karena belajar langsung dari tangan pertama, yaitu dari Taufiq Kiemas dan Megawati. Ia juga melihat sosok Puan sebagai orang yang terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat. Termasuk kritik terhadap kemampuannya.

"Saya kira dia akan seperti bapaknya. Dulu juga waktu Pak Taufiq mau maju sebagai Ketua MPR banyak pihak yang meragukan kemampuan dan keseriusan beliau. Tapi buktinya, saat ini tidak ada satu orangpun yang meragukan efektifitas Pak Taufiq memimpin lembaga MPR," cetus Basarah.

Ketua DPP PDI Perjuangan, Maruar Sirait menambahkan, pengangkatan itu merupakan hal yang biasa. Apalagi, sebelumnya Puan telah menjabat sebagai ketua I fraksi dan Ketua DPP Bidang Politik. "Artinya bukan langkah tiba-tiba diputuskan dalam rapat DPP pekan lalu," ujar dia.

Dengan posisi sebagai ketua fraksi, lanjutnya, maka Puan harus mampu membawa fraksi tak hanya ke internal, namun juga ke fraksi lain di DPR, serta lembaga negara. Antara lain, menegaskan posisi PDI Perjuangan sebagai partai oposisi. Yaitu, dengan memberikan sikap jelas terkait isu-isu kerakyatan. Seperti gedung DPR, banggar, dan tanah.

Maruar pun mengaku mendukung keputusan itu karena telah menjadi keputusan partai. "Saya minta semua fraksi solid untuk mendukung keputusan itu," paparnya.

Redaktur: Ramdhan Muhaimin
Reporter: Mansyur faqih
Dari Abu Hurairah RA, menerangkan bahwa ada seorang lelaki berkata kepada Nabi SAW: "Berilah aku nasihat!" Beliau menjawab: "Jangan marah" Orang itu berulangkali meminta supaya dirinya dinasihati, maka Rasulullah SAW tetap mengatakan: "Jangan marah!" (HR. Bukhari)
Hendy Gunawan, Selasa, 24 Januari 2012, 07:26

Sah-sah saja, siapapun dapat memimpin negeri ini .....

Balas
Natason, Selasa, 24 Januari 2012, 07:11

He...he inilah partai turun temurun, ayo partaimana lagi menyusul?

Balas
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...