Kamis, 17 Jumadil Akhir 1435 / 17 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Soetrisno Bachir: Masuk Parpol Sama dengan Masuk Pusaran Jahiliyah

Sabtu, 14 Januari 2012, 11:09 WIB
Komentar : 0
Republika/Sakir
Ketua Umum KB PII Sutrisno Bachir (kiri)
Ketua Umum KB PII Sutrisno Bachir (kiri)

REPUBLIKA.CO.ID,  BANDUNG -- Ketua Perhimpunan Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PKB PII), Soetrisno Bachir, mengatakan, masuk dalam partai politik ibarat masuk ke dalam pusaran jahiliyah.  Mantan ketua umum  DPP Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut, menegaskan, kondisi itu menjadi salah satu alasan bagi dirinya  memutuskan untuk back to basic.

"Saya akan fokus kembali mengurus bisnis." ujar Soetrisno saat memberi sambutan dalam Musyawarah Wilayah IV PKB PII Jawa Barat di Bandung, Sabtu (14/1).

Di depan ratusan peserta musywil PKB PII, Soetrisno mengungkapkan masuk ke dalam partai ibarat masuk dalam pusaran jahiliyah. Apa pasal? Soetrisno menuturkan, saling fitnah kerap terjadi dalam dunia kepartaian. Bahkan, kata dia, antara sesama anggota ormas yang sama, bisa saling serang karena beda partai.

Oleh karenanya, setelah keluar dari partai dan mengurus PII, Soetrisno mengaku merasa seperti keluar dari kegelapan. "Minazzulumaati ilannuur," ucap Sutrisno. Kendati demikian, dia tidak melarang kader PII untuk masuk partai.


Reporter : Ahmad Islamy Jamil
Redaktur : Heri Ruslan
Tetangga adalah orang yang paling berhak membeli rumah tetangganya.((HR. Bukhari dan Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  arif Senin, 16 Januari 2012, 09:20
pernyataan subyektif, ga obyektif sama sekali.
  rams bandung pisan Senin, 16 Januari 2012, 01:38
Pernyataan yang ga cerdas..
  amin Minggu, 15 Januari 2012, 15:17
ia memang partai apa lagi partai sekarang ini kebanyakan partai.. 95% hanya untuk kepentingan pribadi. bikin bingung rakyat, korupsi meraja lela. apa lagi partai PD menjadi tempat naungan para KORUPTOR.
  hermina sujono hadi Minggu, 15 Januari 2012, 07:29
bilamana Anda CERDAS, CERDIK, KREDIBEL...masuklah dunia politik UNTUK MENYISIHKAN MEREKA YANG HANYA MENCARI PERLINDUNGAN DI PARPOL...karena rakyat pasti akan memilih Anda...
  kahar mustafa Minggu, 15 Januari 2012, 07:09
semoga bukan karena kalah persaingan di internal PAN pak sutrisno, kita mesti optimis bahwa masih ada parpol yg punya misi lebih baik dari apa yg kita ragukan, semoga